#pilkada#bawaslu

60 Generasi Muda Ikuti SKPP Menengah Bawaslu Lampung

60 Generasi Muda Ikuti SKPP Menengah Bawaslu Lampung
Kordiv Pengawasan Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar, Redaktur Lampung Post Eka Setiawan dan moderator Hania Saputri pada SKPP tingkat menengah 2021 yang diselenggarakan Bawaslu Lampung di Hotel Golden Tulip, Rabu (27/10). Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekitar 60 generasi muda antusias mengikuti kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tingkat menengah 2021 yang diselenggarakan Bawaslu Lampung di Hotel Golden Tulip pada 25-29 Oktober 2021.

Sekolah Kader Pengawas Partisipatif ini digagas sejak 2018 oleh Bawaslu RI. Sejumlah pemateri berkompeten dihadirkan untuk menyajikan beragam informasi dan berbagi ilmu dengan seluruh peserta SKPP tingkat menengah yang berlangsung selama lima hari itu.

Adapun pemateri yang dihadirkan diantaranya, Widyaiswara BPSDM Provinsi Lampung Nurwidi Sayekti, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, Kordiv Pengawasan Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Redaktur Lampung Post Eka Setiawan.

Kemudian, Ketua Jurusan Hubungan Internasional Unila Ari Darmastuti, Akademisi Hukum Unila Bayu Sujadmiko, Pimpinan Redaksi Duajurai Juwendra Asdiansyah dan lainnya.

Pada Rabu, 27 Oktober 2021, SKPP tingkat menengah membedah soal Komunikasi Media Massa. Redaktur Lampung Post memaparkan pengertian media massa, karakteristik media massa, fungsi media massa, dan efek pemanfaatan media massa.

"Dalam perspektif pilkada, pemilu presiden dan pemilu legislatif apakah pers boleh berpihak?" tanya Eka Setiawan kepada para peserta.

Sontak pertanyaan itu mendapatkan umpan balik jawaban yang beragam. Namun pada prinsipnya, peserta sepakat bila pers harus berpihak kepada kebenaran dan kepentingan publik.

Sementara Iskardo P Panggar menerangkan bila SKPP masuk dalam RPJMN. Tujuannya untuk menyebarkan dan mendorong semangat dan inisiatif masyarakat dalam mengawal agenda demokrasi serta mengorganisir proses transfer pengetahuan, pengalaman dan keterampilan teknis pengawasan pemilu bagi generasi muda.

"Kegiatan ini juga menjadi kawah candra di muka generasi muda dari beragam ilmu dan latarbelakang budaya dan organisasi sebagai bekal untuk pengabdian ke masyarakat dengan berbagai profesi nantinya," ujar Kordiv Pengawasan Bawaslu Lampung itu.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait