#minyakgoreng#hargapangan

525 Titik di Lampung Terdata di Aplikasi Penjualan Minyak Goreng

525 Titik di Lampung Terdata di Aplikasi Penjualan Minyak Goreng
Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisonal masih tinggi. (Lampost.co/Zainuddin)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Lampung telah menerapkan program yang dicanangkan oleh kementerian perdagangan, yakni penjualan minyak goreng di pedagang resmi yang terdaftar melalui aplikasi sistem informasi minyak goreng curah (Simirah). Hal itu disampaikan Analis Kebijakan Dinas Perindag Provinsi Lampung, Rahmat Hermawan. Ia menerangkan untuk Provinsi Lampung sebanyak 525 titik tersebar di 15 kabupaten/ kota, sehingga masyarakat akan mudah memperoleh minyak goreng murah ini. 

"Jadi, pembelian ada dua cara pertama menggunakan NIK atau KTP yang difotokopi dan diserahkan ke pengecer minyak goreng atau yang kedua melalui aplikasi PeduliLindungi yang discan QR kode-nya," kata Rahmat Hermawan, melalui telepon, Senin, 27 Juni 2022. 

Ia menerangkan dalam program tersebut diperbolehkan membeli minyak goreng sebanyak 10 kilogram per KTP/hari. 

"Pembeliannya disebar di 525 pasar yang sudah ditentukan oleh Kementerian Perdagangan dan tersebar di 15 kabupaten/ kota, jadi pedagang ini resmi," tegas dia.

Baca juga: Pembelian Minyak Curah dengan PeduliLindungi Dinilai Kurang Efisien

Terkait harga, Rahmat menjelaskan berdasarkan ketentuan senilai Rp14 ribu/liter dan Rp15.500/kilogram. Sementara mekanisme UMKM yang pembeliannya lebih banyak dari konsumsi masyarakat biasa, ia menerangkan menunggu arahan pusat. 

"Ini masih dipertimbangkan terkait mekanismenya oleh kementerian perdagangan, penjualan untuk UMKM ini seperti apa skema-nya," ujarnya. 

Rahmat memastikan program tersebut akan terus diawasi dan dipantau oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota. Sedangkan untuk pengecer atau penjual yang ingin mengajukan sebagai penjual bisa mendaftar melalui aplikasi Simirah yang ditentukan oleh kementerian perdagangan. 

"Sementara syarat untuk menjadi pengecer salah satunya adalah jarak lokasi penjualan dengan pasar tak lebih kurang dari 2 kilometer dan harus menyatakan bahwa asli pedagang dengan menyertakan NIB dan lainnya," tutup dia. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait