#beritatulangbawang#bantuansekolah#pemkabtulangbawang

51.769 Siswa SD di Tulangbawang Dapat Bantuan Makanan Tambahan

51.769 Siswa SD di Tulangbawang Dapat Bantuan Makanan Tambahan
Bupati Tulangbawang Winarti saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah satu tenaga guru honorer. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co): Bupati Tulangbawang Winarti menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi 51.769 siswa setingkat sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Tulangbawang.

Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) berupa susu dan telur itu diserahkan secara simbolis oleh Winarti di Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung, Selasa, 24 November 2020.

"Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan ketahanan dan fisik anak sekolah melalui perbaikan gizi dan kesehatannya," kata Winarti seusai menyerahkan bantuan.

Menurut Winarti, PMTAS itu merupakan salah satu realisasi 25 program Bergerak Melayani Warga (BMW) di bidang pendidikan. Selain bantuan makanan tambahan kepada siswa, dalam kesempatan itu turut diserahkan bantuan insentif guru honorer TK, SD, dan SMP, 300 unit laptop untuk PAUD, SD, dan SMP serta bantuan untuk 246 lembaga PAUD.

"Dimasa pandemi Covid-19, 25 program BMW walaupun dikurangi karena refocusing tetapi tetap kita lakukan penyerapan dan implementasinya hari ini kita bagikan," ujar dia.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Nazaruddin menjelaskan bantuan makanan tambahan susu dan telur diberikan kepada 51769 siswa.

"PMTAS diberikan untuk 46431 siswa SD dan 5338 untuk siswa MI," katanya.

Realisasi lain dari 25 program di bidang pendidikan, lanjut dia, yakni penyerahan bantuan bagi 246 lembaga PAUD dengan total peserta didik 10382 anak, insentif bagi 555 tenaga guru honorer TK serta insentif bagi 1118 tenaga guru honorer SD dan SMP. Kemudian bantuan 300 unit laptop yang diserahkan untuk PAUD, SD, dan SMP.

"Kalau untuk insentif guru honorer tingkat TK dapat Rp650 ribu per tahun, sedangkan guru SD dan SMP Rp750 ribu pertahun. Sementara laptop SD dapat 100 unit, SMP 150 unit, dan PAUD 50 unit," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait