#jurnalis

5 Wartawan di Lampung Ditangkap Diduga Peras Sekdis BMBK Provinsi

5 Wartawan di Lampung Ditangkap Diduga Peras Sekdis BMBK Provinsi
Lima oknum wartawan masih diperiksa di Unit Jatanrasa Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Jumat dini hari, 19 Agustus 2022. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polsek Telukbetung Utara menangkap lima wartawan Bandar Lampung di salah satu cafe Kamis, 18 Agustus 2022. Oknum wartawan tersebut dibekuk diduga telah melakukan pemerasan terhadap Sekretaris Dinas BMBK Provinsi Lampung, inisial MT, terkait pesan mesum. 

Kelima wartawan senior di Bandar Lampung itu inisial JI (47), GY (43), S (44), A (49) dan AU (46). Mereka meminta sejumlah uang kepada korban untuk menghapus berita terkait pesan mesum Sekdis tersebut yang telah tayang di media online 

Awalnya, korban memberikan uang yang diminta. Namun, ternyata berita tersebut masih tayang dan tidak dihapus. Bahkan, pelaku kembali meminta uang sebesar Rp10 juta kepada korban.

Untuk itu, korban pun melaporkannya ke Polsek Telukbetung Utara dengan nomor laporan LP/B-105/VIII/2022/SPKT/Polsek TBU/Polresta Balam/Polda LPG pada 18 Agustus 2002.

Akhirnya, korban dan pelaku kembali bertemu di kafe sekitar Polsek Telukbetung Utara. Setelah mengobrol korban menyerahkan uang yang diminta. Saat itu, petugas melakukan tangkap tangan. 

Usai penangkapan, kasus tersebut kini dilimpahkan ke Polresta Bandar Lampung dan dalam pemeriksaan unit Jatanras Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra, membenarkan adanya penangkapan lima wartawan.

"Bukan diambil alih, penyelidikan dilanjutan Satreskrim Polresta Bandar Lampung," kata Dennis. 

Kelimanya diduga melanggar Pasal 368 KUHP tentang pemerasan.

Sementara itu, salah satu pelaku, JI, membantah melakukan pemerasan tergadap korban MT. Ia mengaku tidak sepersen pun meminta uang kepada ASN itu.

"Kami gak ada meras. Kami diundang diajak ngopi, ya kami datang. Tiba-tiba mau pergi, dikasih amplop dan gak lama polisi datang," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait