#DagingBabi#DagingCelengIlegal#Bakauheni

Lima Ton Daging Celeng Dimusnahkan

Lima Ton Daging Celeng Dimusnahkan
Pemusnahan daging babi hutan ilegal oleh Karantina Pertanian Lampung/Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co): Karantina Pertanian Lampung memusnahkan 5.126 kg daging babi celeng dan 388 kg kulit babi. Daging tersebut merupakan hasil tangkapan pengiriman ilegal beberapa waktu lalu.

"Jumlah tersebut merupakan hasil serah terima dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni yang merupakan hasil tangkapan di Pelabuhan Bakauheni beberapa waktu lalu," ungkap Kasi Karantina Hewan Karantina Pertanian Lampung Herwintarti, Minggu, 6 Desember 2020.

Herwin mengatakan, saat ini sedang dilakukan proses pengembangan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Karantina Pertanian Lampung beserta Penyidik Reskrim Polres Lampung Selatan. 

Tindakan pemusnahan ini dilakukan setelah adanya penetapan Pengadilan Negeri Lampung Selatan atas dasar hasil pemeriksaan organoleptik dan laboratorium yang menyatakan tidak terpenuhinya standar sanitasi.

"Saat ini Karantina Pertanian Lampung telah berkolaborasi bersama Kepolisian, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri, berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran terkait pemasukan daging babi hutan ilegal, dan juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait memecahkan permasalahan tersebut dari hulu hingga hilir melalui sosialisasi berkelanjutan," jelas Herwin.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait