#perdaganganorang#beritalampung#abkkapaltiongkok

5 Orang Ditangkap Terkait Perdagangan Orang di Kapal Tiongkok

( kata)
5 Orang Ditangkap Terkait Perdagangan Orang di Kapal Tiongkok
Ilustrasi: Foto: Dok/Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Polda Kepualau Riau menangkap 5 pelaku dugaan tindak pidana perdagangan orang ke kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok. Lima pelaku yang ditangkap yakni, SD, HA, MH alias D, AY alias M, dan SY. Salah satu diantaranya yakni AY alias M ditangkap di Lampung.

AY alias M berjenis kelamin wanita berperan sebagai perantara untuk menyalurkan orang menjadi ABK. Sedangkan SY berperan sebagai pengurusan buku pelaut dan medical check up. Mereka mendapatkan keuntungan antara Rp1 juta hingga Rp10 juta per orang.

"Iya satu pelaku di Lampung kita tangkap. Tapi ini bukan perkara ABK asal Lampung yang meninggal (Hasan Afriandi). Ini perkara yang lain," ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, saat dihubungi Lampost.co, Jumat, 10 Juli 2020.

Penangkapan pelaku di Lampung tersebut terkait perkara, lompatnya 2 ABK kapal berbendara Tiongkok pada 8 Jni 2020 di Perairan Karimun. Keduanya awalnya dijanjikan akan bekerja di Korea Selatan.

Sementara terkait kematian Hasan Afriandi, ABK asal Lampung, menurutnya masih dalam tahap penyelidikan dan belum ditetapkan adanya tersangka.

Ia juga belum memaparkan secara rinci alamat atau tempat tinggal Hasan Afriandi yang ditemukan tak bernyawa di freezer kapal tangkap ikan berbendera Tiongkok itu.

"Masih dalam proses penyidikan (kematian Hasan Afriandi). Untuk kedua kasus ini, keterkaitannya masih kita dalami. Kita periksa, teliti dokumen, hingga pemeriksaan saksi-saksi," kata dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara spesifik asal atau tempat tinggal korban.

"Jadi kami masih koordinasi juga dengan Polda Kepri, terhadap adanya ABK WNI, asal Lampung," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar