#kebakaran#pringsewu#pesawaran

5 Hektare Tanaman Jati di Pringsewu Terbakar

5 Hektare Tanaman Jati di Pringsewu Terbakar
Petugas saat melakukan pemadaman api di lahan yang terbakar, Jumat, 25 Agustus 2023. (Foto: Dok. Polsek Pagelaran)


Pringsewu (Lampost.co) -- Kebakaran lahan terjadi di perbukitan Pekon Sumberejo, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Jumat, 25 Agustus 2023 sekitar pukul 16.00 WIB. Luas lahan yang terbakar mencapai lima hektare dan baru bisa dipadamkan 4 jam kemudian.

Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh menjelaskan, kebakaran dilaporkan dua jam sejak pertama kali diketahui oleh warga dan api sudah membesar.

Lantaran lahan yang terbakar berada di areal perbukitan dan tidak bisa dilalui mobil, maka petuga bersama warga melakukan proses pemadaman dengan alat seadanya. “Setelah berjibaku hampir dua jam, api berhasil dipadamkan,” kata Hasbulloh, Sabtu, 26 Agustus 2023.

Hasbulloh menjelaskan, lahan yang terbakar berisi pohon jati seluas lima hektare milik warga setempat. “Kebakaran itu diduga dipicu karena adanya pembakaran rumput dan daun kering yang dilakukan seorang warga yang mengalami keterbelakangan mental. Penyebab lain masih terus kami selidiki,” kata dia.

Dia mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dini terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pringsewu. Ia berharap, jika mengetahui ataupun melihat kebakaran hutan agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau pemadam kebakaran.

Selain itu kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Tidak meninggalkan api di hutan dan lahan serta hindari praktik membuka lahan perkebunan, pertanian dengan cara membakar.

“Sanksi bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Hukumannya penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar,” kata dia.

 

Lima Kecamatan

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyatakan terdapat lima kecamatan di daerah setempat yang dinilai rawan kebakaran.

“Di Kecamatan Padang Cermin, Marga Punduh, Way Khilau, Kedondong dan Gedongtataan,” kata Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Pesawaran Irwansyah, Sabtu, 26 Agustus 2023.

Menurutnya, saat ini 30 petugas dan tiga unit mobil damkar telah disiagakan. Mereka dibagi menjadi dua posko yaitu posko Padang Cermin dan posko Gedongtataan. “Untuk sementara waktu seperti ini kondisi kami. Untuk wilayah barat damkar posko Padang Cermin masih membackup lima kecamatan. Sedangkan untuk posko Gedongtataan membackup empat kecamatan,” kata dia.

“Sedangkan, untuk wilayah Tegineneng dan Negeri Katon, kami sudah kerjasama dengan posko damkar Natar, bila terjadi kebakaran di dua kecamatan tersebut kita minta bantuan mereka yang membackupnya,” kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait