#Mudik#Lebaran

465 Ribu Kendaraan Keluar Jabodetabek Jelang Lebaran

( kata)
465 Ribu Kendaraan Keluar Jabodetabek Jelang Lebaran
Jasa Marga Catat ada 465 ribu unit Kendaraan meninggalkan Jakarta Dari Arah Timur, Barat dan Selatan hingga H-1 (23/5/2020) Lebaran 2020. Jasa Marga

Jakarta (Lampost.co) -- Jasa Marga Catat ada 465 ribu unit Kendaraan meninggalkan Jakarta Dari Arah Timur, Barat dan Selatan hingga H-1, 23 Mei 2020, Lebaran 2020. Meski angka jumlah kendaraan mudik ini turun dibandingkan periode mudik di tahun sebelumnya, namun ini menjadi gambaran masih banyak masyarakat yang melakukan mudik ke kampung halaman meski diimbau untuk tetap di rumah saja.

Pencatatan jumlah kendaraan yang keluar area Jabodetabek ini selama periode mudik H-7 - H-1 Lebaran 2020, yang jatuh pada 17-23 Mei 2020. Secara rinci, perusahaan pelat merah ini mencatat total 465.582 unit kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan, meski angka ini turun 62 persen dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019.

“Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39 persen dari arah Timur, 34 persen dari arah Barat dan 27 persen dari arah Selatan,” ungkap Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru, melalui keterangan resminya.

Lalu lintas meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalu lintas dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Terdapat 103.440 unit kendaraan melintasi GT Cikampek Utama 1, kemudian 76.357 unit kendaraan melewati GT Kalihurip Utama 1. Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 179.797 kendaraan, turun sebesar 76 persen dari Lebaran tahun 2019.

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 157.926 unit kendaraan, turun sebesar 42 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 127.859 unit kendaraan. Catatan ini turun sebesar 33 persen dari Lebaran tahun 2019.

Untuk lalu lintas harian sejak H-7 - H-1 Lebaran 2020, Jasa Marga mencatat lalu lintas tertinggi untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari ketiga arah tersebut terjadi pada H-4 Lebaran tahun 2020, yaitu sebesar 92.668 kendaraan.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah,” sambung Dwimawan Heru.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar