#tenggelam#imigran

40 Imigran Afrika Tewas Tenggelam di Tunisia

40 Imigran Afrika Tewas Tenggelam di Tunisia
Perahu imigran yang tenggelam ditarik ke pesisir kota Amra, Tunisia pada 13 Oktober 2020. (HOUSSEM ZOUARI / AFP)


Tunisia (Lampost.co) -- Setidaknya 40 imigran gelap tewas tenggelam di lepas pantai Tunisia saat mereka semua mencoba menyeberangi Laut Mediterania menuju Italia. Kabar disampaikan pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Tunisia pada Jumat, 16 April 2021.

Penjaga Pantai Tunisia sejauh ini telah menemukan 21 jenazah, yang semuanya diketahui sebagai imigran asal benua Afrika. Tiga orang berhasil diselamatkan dalam operasi pencarian. Dari 21 jenazah yang ditemukan, satu di antaranya adalah anak kecil.

"Kapal para imigran tenggelam dalam perjalanan yang dimulai Kamis kemarin dari Sfax," kata Mouard Machri, direktur badan perlindungan sipil Tunisia.

"Pencarian korban masih berlangsung hingga saat ini," sambungnya, dilansir dari laman CGTN pada Sabtu, 17 April 2021.

Garis pantai dekat kota pelabuhan Sfax telah menjadi titik keberangkatan utama bagi orang-orang yang mencoba melarikan diri dari konflik serta kemiskinan di Afrika dan Timur Tengah.

Sebagian besar imigran tersebut mencoba mencari kehidupan baru di negara-negara Eropa. Bulan lalu, 39 imigran tewas di lepas pantai Sfax dalam sebuah insiden serupa.

"Tragedi ini sekali lagi menggarisbawahi pentingnya meningkatkan dan mengembangkan operasi pencarian dan penyelamatan di seantero Mediterania Pusat," ujar pernyataan gabungan Organisasi Migrasi Internasional (IOM) dan Komisaris Tinggi Pengungsian PBB.

Berdasarkan data PBB, sekitar 290 orang meninggal dunia dalam insiden kapal tenggelam sepanjang tahun ini.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait