covid-19lampung

4 Daerah di Lampung Masuk 10 Besar Kasus Terendah Covid-19

( kata)
4 Daerah di Lampung Masuk 10 Besar Kasus Terendah Covid-19
dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 4 daerah di Lampung masuk dalam 10 besar dengan insiden kasus terendah. Hal itu berdasarkan data BNPB  Pusat tanggal 2 Agustus 2020.

Data tersebut disampaikan oleh Kepala BNPB Doni Monardo dalam Zoom meeting bersama Media Group pada Rabu, 5 Agustus 2020.

Dalam peringkat 10 besar itu, 2 posisi teratas diduduki oleh kabupaten asal Lampung. Daerah yabg dimaksud adalah Lampung Timur dengan rasio 0,09 per 100ribu penduduk dan Tulang Bawang dengan rasio 0,23 per 100ribu penduduk.

Sementara 2 daerah lainnya adalah Kabupaten Mesuji berada di peringkat 7 dan Tanggamus di peringkat 9. Mesuji memiliki rasio insiden kasus terendah 0,43 per 100ribu penduduk dan Tanggamus dengan rasio 0,46 per 100ribu.

Selain itu, dalam data tersebut juga disebut ada 6,8 persen daerah tidak tercatat kasus Covid-19. Sebanyak 66 persen memiliki kasus di bawah 100 kasus, 23,7 persen memiliki 101-1.000 kasus, dan 3,5 persen sisanya lebih dari 1.000 kasus.

Sementara Kota dengan jumlah kasus terbanyak dipegang oleh Kota Surabaya dan kota dengan insiden kasus tertinggi adalah Jakarta Pusat. Sedangkan jumlah kasus terendah berada di kota Aceh Selatan.

Dalam webinar itu, Doni Monardo juga juga menyampaikan Kabupaten Lampung Tengah berada di posisi kelima kota dengan angka kematian terendah. Angka kematian di kabupaten tersebut adalah 0,07 per 100ribu penduduk.

Angka tersebut berhasil mengalahkan sejumlah kota besar di pulau Jawa. Seperti, Klaten di posisi 7, Majalengka posisi 8, Pandeglang posisi 9, dan Wonogiri posisi 10.

Selain itu Lampung juga masuk dalam 10 besar provinsi dengan angka kesembuhan tertinggi. Pada kategori itu, Lampung berada di peringkat 7 dengan angka kesembuhan 77,86 persen.

Doni Monardo juga menambahkan sebanyak 1.964 kasus kematian dibarengi dengan penyakit penyerta. Penyakit penyerta yang paling banyak ditemukan adalah 182 pasien, Diabetes Melitus 162 pasien dan Serangan Jantung sebanyak 106 orang.

Selain 3 penyakit itu, masih ada 9 penyakit penyerta lainnya. Namun, ke 9 penyakit peserta itu jumlahnya di bawah angka 100.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar