#danapemerintah#himbara#beritanasional

4 Bank BUMN Salurkan Rp110,4 Triliun Dana Pemerintah

( kata)
4 Bank BUMN Salurkan Rp110,4 Triliun Dana Pemerintah
Ilustrasi. Foto: Google Images


Jakarta (Lampost.co): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan realisasi penyaluran dana pemerintah yang ditempatkan di Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) per 7 September 2020 telah mencapai Rp110,4 triliun. Angka ini setara 368 persen terhadap alokasi penempatan dana pemerintah untuk percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di empat bank pelat merah sebesar Rp30 triliun.
 
"Saat ini sudah mencapai Rp110,4 triliun yaitu 368 persen dari rasio realisasi alokasi dana atau 91,29 persen dikaitkan dengan rasio realisasi terhadap rencana distribusi," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam diskusi virtual di Jakarta, Selasa, 22 September 2020.
 
Jumlah pembiayaan tersebut sudah disalurkan kepada 1,33 juta debitur empat bank pelat merah tersebut. Anto mengharapkan keempat bank negara ini dapat segera merealisasikan target rencana distribusi sebanyak empat kali alokasi dana atau setara Rp120,9 triliun.

"Ini cukup menjaga ketersediaan likuiditas di industri perbankan. Kita monitor terus dan laporannya diberikan kepada kita secara rutin setiap minggu," ungkapnya.
 
Pemerintah menempatkan dana sebanyak Rp30 triliun di empat bank Himbara. Dana pemerintah itu ditempatkan di BRI sebesar Rp10 triliun, Bank Mandiri sebanyak Rp10 triliun, BNI Rp5 triliun, dan BTN Rp5 triliun.
 
OJK juga mencatat realisasi dana pemerintah yang ditempatkan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) hingga 19 Agustus 2020 telah mencapai sebesar Rp1,58 triliun. Angka ini setara 6,8 persen terhadap rencana alokasi penempatan dana pemerintah sebesar Rp23,56 triliun.
 
"Di BPD dari data penempatan 19 Agustus 2020 dari monitor Otoritas Jasa Keuangan saat ini sudah terealisasi Rp1,58 triliun," papar Anto.
 
Jumlah pembiayaan tersebut sudah disalurkan kepada 3.559 debitur. Angka tersebut setara 5,9 persen dari rencana penyaluran kredit kepada 60.302 debitur.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar