#bantuansosial

38 Ribu Warga Pesawaran Dihapus dari Program JKN-KIS

38 Ribu Warga Pesawaran Dihapus dari Program JKN-KIS
Bantuan JKN KIS. Ilustrasi


Pesawaran (Lampost.co) -- Kepesertaan 38.822 warga Pesawaran dihapuskan dari penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala Seksi (Kasi) Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pesawaran, Andri Wibowo, mengatakan penghapusan kepesertaan warga tersebut berdasarkan surat Keputusan Menteri Sosial nomor 92/HUK/2021.

"Ada beberapa nama PBI JKN KIS terutama yang tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) bakal dihapus kepesertaannya," ujarnya.

Dia merinci penghapusan kepesertaan itu terdiri dari warga yang meninggal 636 jiwa, pindah segmen 1464 jiwa, data ganda 11.308 jiwa, dan NIK tidak ditemukan sebanyak 25.414 jiwa.

"Kemensos secara bertahap menonaktifkan data yang belum masuk DTKS. Untuk tahun ini, dinsos sedang melakukan verifikasi data lainnya yang non DTKS," katanya. 

Dirinya menambahkan, dari PBI yang dinonaktifkan akan digantikan dengan pendaftaran PBI baru berdasarkan pemutakhiran data. Untuk itu, ia mengimbau warga prasejahtera atau tidak mampu maupun peserta PBI-JKN segera melapor atau memeriksa kepesertaan DTKS ke desa masing-masing.

"Pendaftaran dapat dilakukan jika sudah terdaftar dalam DTKS, maka masyarakat coba tanyakan ke desa masing-masing terkait namanya sudah masuk atau belum. Saat ini kami sedang memverifikasi datanya," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait