#Narkoba#testUrine#beritalampung#Lamteng#Lapas

33 CPNS Lapas Gunungsugih Ikuti Tes Urine

33 CPNS Lapas Gunungsugih Ikuti Tes Urine
Sebanyak 33 CPNS di Lapas Gunungsugih mengikuti tes urine, Senin (12/2/2018). (Foto:Lampost/Andika)


GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Sebanyak 33 CPNS Lembaga Pemasyarakatan Gunungsugih, Lampung Tengah mengikuti tes urine untuk menerapkan program getting to zero halinar (HP, pungli dan narkoba), Senin (12/2/2018). 
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Gunungsugih Syarpani mengatakan program tersebut sebagai salah satu upaya mewujudkan program Dirjen Pemasyarakatan agar Lapas dan rutan bebas dari peraktek tidak terpuji. "Ibarat membersihkan tempat kotor dengan sapu bersih. Untuk mewujudkan lapas bebas narkoba maka dibutuhkan petugas yang bersih dari pengaruh narkoba," tambah Syarpani. 
Syarpani mengatakan kepada 33 petugas penganyoman, ia mengingatkan sanksi dan hukum yang akan dihadapi jika terbukti. "Bebas narkoba bagi pegawai lapas dan napi adalah harga mati dan saya tidak main-main. Konsekuensinya adalah pecat dan pidana," tegasnya mengingatkan 33 tunas penganyom dan 70 napi Lapas Gunungsugih. 
Tes urine akan dilakukan berkisenambungan dan mendapat bantuan 500 alat tes urine dari Ditjenpas. Tujuannya agar perilaku CPNS dapat terkontrol demi mewujudkan lapas bebas narkoba, tegas Syarpani. 
Selain itu Syarpani dan jajarannya juga melakukan pengawasan ketat pada seluruh penghuni lapas. Diantaranya pemeriksaan rutin di setiap kamar napai dan tahanan. 
Hasil tes urine ke 33 tunas penganyom dan Klas III Gunung sugih  dan Narapidana dinyatakan negatif narkoba. 

EDITOR

Andika Suhendra


loading...



Komentar


Berita Terkait