#WAYKANAN

319.361 Pemilih Ditetapkan dalam Rakor PDPB Triwulan III Periode September 2022 di Way Kanan

319.361 Pemilih Ditetapkan dalam Rakor PDPB Triwulan III Periode September 2022 di Way Kanan
Ist


Way Kanan (Lampost.co) -- Rapat koordinasi (Rakor) Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Periode September 2022, menetapkan 319.361 pemilih dari 227 kampung/kelurahan dan 991  TPS yang ada di Kabupaten Way Kanan. Rakor itu digelar di aula KPU Way Kanan, Selasa, 20 September 2022.

Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan, menyampaikan PDPB dilaksanakan secara rutin untuk setiap triwulan yang mengundang stakeholder. Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III periode September ini merupakan Rakor terakhir untuk PDPB dan selanjutnya akan memasuki pemutakhiran data Pemilu 2024.

Ketika sudah memasuki pemutakhiran data pemilu, akan ada beberapa perubahan terutama proyeksi pemetaan TPS dan saat ini juga KPU sedang menghadapi Tahapan Verifikasi perbaikan administrasi Parpol calon peserta pemilu tahun 2024, sesuai jadwal dari 12 Sep S/d 12 Oktober 2022, KPU selalu membuka Ruang kepada Parpol melalui Helpdesk untuk melakukan konsultasi.

Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Way Kanan I Gede Klipz Darmaja, mengatakan bahwa PDPB  triwulan III momentum terakhir di periode ini, ditahun 2021 paska Pilkada KPU melaksanakan amanah undang-undang no 7 tahun 2017, ketika tidak ada tahapan maka KPU Wajib melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.

Pada kesempatan itu pula, Ketua PKB Way Kanan, sekaligus Anggota DPRD Way Kanan Sairul Sidiq, mengapresiasi kerja-kerja nyata dari KPU Way Kanan artinya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini merupakan salah satu cara minimalisir kecurangan terutama di data pemilih ditahun 2024 mendatang serta dapat menyajikan data yang akurat dan akuntabel .

Sementara itu, Ketua Bawaslu Way Kanan Yesi Karnaisyah, menambahkan dalam hal ini Bawaslu mencatat masih adanya pencatutan warga sebagai anggota partai politik, Bawaslu dan KPU telah membuka help desk pengaduan masyarakat terhadap namanya yang tercatut di parpol.

"Saya juga meminta sekiranya parpol membuat helpdesk pengaduan, agar warga tidak merasa dirugikan," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait