KPMLampura

301 Rekening KPM Di Lampura Tidak Aktif

( kata)
301 Rekening KPM Di Lampura Tidak Aktif
dok Lampost.co


KOTABUMI (Lampost.co) -- Merujuk data yang di himpun petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Utara, tercatat sebanyak 301 rekening kartu keluarga sejahtera (KKS) milik keluarga penerima manfaat (KPM) pada program keluarga harapan (PKH) tidak aktif atau tidak dapat digunakan untuk melakukan transaksi pencairan dana bantuan di bank. 

"Tidak aktifnya  301 rekening KPS yang dikeluhkan penerima PKH itu, setelah ditelusuri petugas Dinsos, salah satu penyebabnya di lapangan ditemukan adanya data ganda keluarga milik KPM penerima program" ujar  Kepala Sub Bagian Perencanaan Dinsos, Yuni Santoso, di ruang kerjanya, Senin, 21 September 2020. 

Selain data ganda keluarga, lanjutnya, di lapangan ditemukan  juga data ganda identitas pemanfaatan KKS dan saldo nol. Dari ke tiga penyebab tidak aktifnya rekening KKS itu, sebelumnya saldo nol menjadi penyebab terbanyak tidak aktifnya rekening. 

"Di tahun anggaran (TA) 2019 lalu, sekitar 10 ribu pemilik rekening KKS mengeluh rekeningnya tidak aktif. Setelah di cek ternyata saldonya nol dan  setelah di tambah saldo, rekening tersebut dapat digunakan KPM kembali untuk menarik dana bantuan PKH dari Kementerian Sosial (Kemensos)" kata dia menambahkan. 

Di Lampung Utara, total penerima program PKH sampai per- 31 Agustus 2020, tercatat berjumlah  51.224 KPM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 301 rekening KKS tidak dapat digunakan untuk menarik dana program.  

"Untuk tidak aktifnya 301 rekening yang dikeluhkan warga penerima program, batas kewenangan Dinsos adalah menyampaikan pembaruan data melalui sistem informasi kesejahteraan sosial-next generation (SIKS-NG) yang terhubung secara on-line ke Kemensos" tuturnya kembali. 

Data yang disampaikan melalui SIKS-NG tersebut, nantinya digunakan untuk perbaruan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) sebab, bagi warga yang namanya tidak tertera pada DTSK, bantuan sosial (Bansos) PKH tidak dapat disampaikan. 

Di singgung besarnya dana per KPM, dia menjawab, tergantung katagori. Untuk katagori ibu hamil dan anak usia 0 tahun s/d 6 tahun nilainya sama Rp250 ribu/bulan, anak SD (Rp75 ribu/bulan), anak SMP (Rp125 ribu/bulan),  anak SMA (Rp166 ribu/bulan), disabilitas berat serta lanjut usia, 70 tahun ke atas nilainya sama (Rp200 ribu/bulan). 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...


Berita Terkait



Komentar