Begalburon

3 Tahun Buron, Begal di Perkebunan PT SIL Ditangkap

( kata)
3 Tahun Buron, Begal di Perkebunan PT SIL Ditangkap
Tersangka saat diamankan di Mapolres Tulangbawang.

MENGGALA (Lampost.co) -- Buron tiga tahun, pelarian tersangka begal yang beraksi di perkebunan PT Sweet Indo Lampung (SIL) Tulangbawang terhenti oleh gabungan Tekab 308 Polres Tulangbawang bersama Polsek Menggala.

Tersangka yakni Junaidi (30) lelaki wiraswasta asal Kampung Bakungudik, Kecamatan Gedungmeneng, Tulangbawang.

Saat beraksi bersama rekannya yang kini telah mendekam di balik jeruji besi, mereka berpura-pura menjadi petugas keamanan perusahaan.

"DPO pelaku curas ini ditangkap, Jumat, 10 Juli 2020, sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Aspol, Kecamatan Menggala," kata Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, Sabtu 11 Juli 2020.

Sandy menjelaskan, tersangka bersama dengan rekannya Saptori alias Sap yang sudah lebih dahulu ditangkap pada Jumat 27 Januari 2017 silam, beraksi di Jalan Poros KM 19 PT Sweet Indo Lampung (SIL).

Peristiwa pembegalan yang menimpa Marijan (63) petani asal Kampung Astraksetra, Kecamatan Menggala terjadi pada Rabu 5 Oktober 2016 sekira pukul 11.00 WIB.

Saat itu, ulas dia, korban bersama dengan rekannya pergi memancing di areal PT SIL dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo warna biru hitam.

Ketika sedang memancing korban didatangi kedua tersangka yang tidak dikenali dan mengaku sebagai petugas keamanan perusahaan setempat.

"Para pelaku ini mengaku sebagai petugas keamanan PT SIL, lalu memeriksa barang bawaan korban. Kemudian mengajak korban menuju ke kantor perusahaan. Namun saat akan berangkat para pelaku ini langsung merampas dan membawa kabur motor korban," ujar dia.

Akibat kejadian tersebut, imbuh Sandy, korban kehilangan satu unit sepeda motor dan dompet yang berisikan SIM C serta STNK dengan kerugian Rp7 juta.

Tersangka saat ini tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulangbawang dan terancam dijerat Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan pidana penjara 12 tahun. 

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar