#kebakaran#peristiwa#karhutla#beritanasional

3,7 Ha Lahan di Banyusain dan Ogan Ilir Terbakar

( kata)
3,7 Ha Lahan di Banyusain dan Ogan Ilir Terbakar
Karhutla di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Rabu 2 September 2020. Foto: Istimewa


Palembang (Lampost.co): Seluas 3,7 hektare (ha) lahan di dua kabupaten Sumatra Selatan yakni Banyuasin dan Ogan Ilir terbakar, pada Rabu 2 September 2020. Api telah berhasil dipadamkan, saat ini.

Kabid Penanganan Kedaruratan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori, mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Sungai Rengit, Dusun Setia Harapan, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin dengan luas lahan terbakar 3,4 hektare.

Sedangkan untuk Karhutla di Ogan Ilir terjadi di Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, dengan luas lahan terbakar 0,3 hektare.

"Lahan yang terbakar itu didominasi gambut, semak belukar, dan sawit milik masyarakat. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan," kata Ansori, Kamis, 3 September 2020.

Ansori menjelaskan, tim satgas darat maupun udara yang terdiri Manggala Agni, Kementerian Lingkungan Hidup, Kehutanan (KLHK), dan BPBD berupaya memadamkan mengunakan alat berat eskavator, kendaraan tangki, mesin pompa, jet shuter, sprayer, dan helikopter.

Pihaknya mencatat dua Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin penyumbang terbesar Karhutla di Sumsel pada tahun 2020. Dengan rincian Ogan Ilir 123 kali kejadian Karhutla dengan total 70,6 hektare lahan. Sedangkan Banyuasin 92 kejadian 68,13 hektare lahan yang terbakar. Jumlah itu terjadi tercatat pada periode 1 Januari 2020 hingga 3 September 2020.

"Ogan Ilir dan Banyusin banyak terjadi Karhutla karena wilayah lahan kosongnya dan gambut mereka lebih banyak sehingga potensi ancaman lahan terbakar lebih besar dibandingkan daerah lain," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar