#utb#wisuda

264 Wisudawan UTB Lampung Siap Ambil Peran di Masyarakat 

264 Wisudawan UTB Lampung Siap Ambil Peran di Masyarakat 
Rektor UTB Lampung , Agus Mardihartono sedang mewisuda angkatan ke-44 2021 di Novotel Hotel Bandar Lampung, Kamis, 16 Desember 2021. Lamoost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Universitas Tulang Bawang (UTB) kembali meluluskan 264 wisudawan/wisudawati program sarjana (S1). Upacara wisuda program sarjana periode tahun akademik 2021/2022 angkatan ke- 44 itu berlangsung di Ballroom Novotel, Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Kamis, 16 Desember 2021. Kegiatan ini langsung dipimpin Rektor Dr. Agus Mardihartono, M.M. 

Para lulusan program sarjana itu berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 100 wisudawan, Fakultas Hukum (30), Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) (124), Fakultas Teknik (6), Fakultas Peternakan (4). 

"Dengan gelar akademis yang berhasil disandang, kami harapkan lulusan UTB dapat mengamalkan ilmu yang dimiliki, menapaki karier dan kembali ke tengah masyarakat, serta memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa dan negara," ujar Rektor, Kamis, 16 Desember 2021. 

Baca: Rektor UTB Minta Pembiayaan KKL Dikaji Ulang

 

Kemudian kepada para wisudawan ia mengungkapkan, perguruan tinggi saat ini di hadapkan pada lima tantangan besar. Yakni pandemi covid-19, revolusi industri 4.0, society 5.0, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), dan Global Competitiveness Index (GCI). 

"Untuk menjadi perguruan tinggi yang besar, terdepan dan bereputasi tinggi, segenap civitas akademika UTB Lampung harus mempunyai cita-cita dan pandangan yang jauh kedepan. UTB Lampung harus mampu beradaptasi dan merespon lima tantangan tersebut," kata dia. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Indonesia Lampung (Yapipila) Tanjungkarang, M. Puncak Stiawan mengucapkan terima kasih kepada rektor, dosen, dan seluruh staf UTB Lampung yang telah mendidik para mahasiswa secara profesional. 

Kepada wisudawan dan wisudawati, ia berpesan bahwa ini bukanlah akhir perjalanan menuntut ilmu pengetahuan. Sebab hal itu bisa didapatkan di luar, terutama dalam menerapkan apa yang telah diterima selama menjajaki bangku perkuliahan. 

"Carilah ilmu dan pengetahuan di luar. Wisuda ini bukan akhir dari proses pendidikan, masih banyak ilmu yang dapat diperoleh dan diterapkan ditengah-tengah masyarakat sehingga menjadi ilmu yang bermanfaat," ujarnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait