#gempa#gempabumi

257 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Banten

257 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Banten
Kerusakan di Lebak akibat gempa yang mengguncang di Sumur, Pandeglang, Banten. Medcom


Jakarta (Lampost.co) -- Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 257 unit rumah mengalami kerusakan pascagempa berkekuatan 6,7 magnitudo di Kabupaten Pandeglang, Banten. Kerusakan paling banyak terjadi di Kabupaten Pandeglang.

 

"Total rumah rusak berat di Pandeglang ada sebanyak 26 unit, rusak sedang 33 unit, rusak ringan 131 unit, termasuk 10 unit sekolah, 1 puskesmas, 1 pabrik, 1 kantor pemerintahan, 1 tempat ibadah dan 1 tempat usaha," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 15 Januari 2022.

Baca juga: Aktivitas Gempa di Banten Meningkat Sebulan Terakhir

Lalu, sebanyak 16 unit rumah rusak sedang di Kabupaten Serang. Kemudian, Kabupaten Lebak terdapat 12 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, 21 rusak ringan dan 3 unit bangunan sekolah.

"Di samping itu juga dilaporkan satu warga mengalami luka ringan terdampak gempa bumi di Lebak," ujar Abdul.

Selanjutnya, di Kabupaten Sukabumi ada 3 unit rumah rusak sedang. Lalu, 6 unit rumah rusak ringan serta di Kabupaten Bogor terdapat 8 rumah rusak sedang.

Gempa 6,7 magnitudo mengguncang Pandeglang, Banten. Menurut info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa tidak berpotensi tsunami. Guncangan terasa hingga DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait