#narkoba#ganja#sabu

247,5 Kg Ganja dan 5,22 Kg Sabu Dikremasi

247,5 Kg Ganja dan 5,22 Kg Sabu Dikremasi
Ganja dan sabu dimusnahkan dengan cara dibakar di tempat kremasi jenazah, Jalan RE Martadinata, Telukbetung Timur. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung memusnahkan 5,22 kg sabu dan 247,5 kg ganja. Barang haram itu hasil tangkapan BNNP Lampung pada Januari-Mei 2021.

Sebanyak 247,5 kg ganja berasal berasal dari kurir berinisial AS, HR, dan napi berinisial HR. Kemudian sabu seberat 5,22 kg didapat dari kurir berinisial LA dan EJ, serta pengedar berinisial S, PA, dan IR.

Ganja dan sabu dimusnahkan dengan cara dibakar di tempat kremasi jenazah, Jalan RE Martadinata, Telukbetung Timur. Dengan dikremasi, diharapkan pemanasannya maksimal sehingga ganja dan sabu hancur menjadi abu.

"Barang bukti yang dimusnahkan dari tangkapan Januari hingga Mei 2021. Dimusnahkan setelah mendapatkan kepastian hukum dari pengadilan agar nanti tidak disalahgunakan," ujar Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Jafriedi, Kamis, 27 Mei 2021.

Ia menambahkan pemusnahan tersebut berasal dari tiga laporan kasus narkotika (LKN). Rinciannya, ganja 247,5 kg berasal dari kurir, AS, HR, dan napi inisial HS. Sementara sabu 5,22 kg berasal dari kurir berinisial LA, EJ, dan pengedar berinisial S, PA IR, D.

"Total ada tiga LKN, ini jaringan Aceh dan Medan," katanya.

Sementara BNNP juga telah mendeteksi beberapa jaringan yang biasa beraksi di Lampung baik untuk didistribusikan ke Pulau Jawa, atau hendak diedarkan di Bumi Ruwai Jurai.

"Jaringan sudah kami petakan tapi tak bisa dipaparkan, karena teknis penyelidikan," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait