UMKMbantuankorona

245.136 Pelaku UMKM Lampung Terima Bantuan Rp2,4 Juta

( kata)
245.136 Pelaku UMKM Lampung Terima Bantuan Rp2,4 Juta
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu. Lampost/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 245.136 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Lampung menerima Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM). Bantuan langsung tersebut sebesar Rp2,4 juta yang ditujukan kepada setiap pelaku UMKM agar bisa terus menggerakan roda perekonomian di tengah pandemi covid-19.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu mengatakan, data tersebut sesuai dengan jumlah lampiran BPUM Provinsi Lampung berdasarkan SK Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, di Lampung ada 245.136 penerima yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota.

Ia juga mengatakan untuk 245.136 penerima di Lampung tersebut dengan rincian tahapan Lampiran 1 ada 22.655 penerima, Lampiran 2 ada 7.478 penerima, Lampiran 3 ada 21.792 penerima, Lampiran 4 ada 99 penerima, Lampiran 7 ada 187.860 penerima, dan Lampiran 10 ada 5.252 penerima.

"Di Lampung sudah ada 245.136 UMKM penerima BPUM yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota. Alhamdhlllah data tersebut sudah di SKan oleh Kementerian. Itu data yang menerima," kata Agus Nompitu, Kamis, 29 Oktober 2020

Pemerintah provinsi sifatnya hanya mengajukan kemudian diverifikasi dan ditentukan oleh pusat siapa penerimanya. Agus Nompitu juga sedang menunggu data by name and by address siapa saja penerima bantuan tersebut. Kemudian ia juga sedang melakukan sinkronisasi dengan Koperasi, Penggadaian, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian ia juga mengatakan, bahwa Menteri Koperasi dan UKM juga telah bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan target 12 juta UMKM di Indonesia. Bantuan tersebut sudah ditutup pada bulan september kemarin. Apabila masih dibuka ruang untuk pengajuan UMKM kembali maka Lampung siap untuk mengusulkan data UMKM kepada pusat.

"Bila ada UMKM yang belum mendapatkan bantuan silahkan daftar, nanti kami usulkan. Tetapi memang benar-benar pelaku UMKM dan ada legalitas atau surat keterangan usaha dari kelurahan. Sepanjang tim verifikasi pusat menyatakan layak maka bisa mendapatkan bantuan," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait