koronacovid-19RSUDAM

24 Nakes Kena Korona, RSUDAM Masih Layani IGD

24 Nakes Kena Korona, RSUDAM Masih Layani IGD
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) memastikan masih membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal ini terkait adanya 24 tenaga kesehatan (nakes) RSUDAM yang dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Bagian Humas RSUDAM, Dewi Ratna Ria menegaskan hal tersebut kepada Lampost.co melalui pesan singkat, Selasa, 8 Desember 2020 malam.

Baca juga: 24 Tenaga Kesehatan RSUDAM Positif Covid-19

“Kami tetap menerima pasien rujukan kegawatdaruratan di IGD RSAM,” ujarnya.

Sementara itu, Lampost.co juga mendapatkan informasi melalui pesan salah satu dokter senior yang tidak bisa disebutkan namanya, bahwa ada beberapa perubahan yang dilakukan manajemen RSUDAM pasca 24 tenaga kesehatan dinyatakan positif Covid-19.

Pesan tersebut berisi: Berdasarkan hasil rapat dengan jajaran direksi bidang-bidang terkait pada Selasa 8 Desember 2020, dengan darurat Covid-19 tenaga kesehatan IGD, RSUDAM memutuskan beberapa point penting.

Mulai Kamis 10 Desember sampai dengan Minggu 13 Desember 2020 diputuskan :

1. IGD pindah ke MM lantai 1.
2. IGD hanya melayani pasen rujukan darurat Covid-19.
3. Akan dilakukan rehab dan sterilisasi ruangan IGD
4. Seluruh dokter umum, perawat, bidan, farmasi, dan tenaga IGD lainnya diistirahatkan selama 4 hari.
5. dr Umum di ruangan, perawat, bidan, farmasi, diperbantukan di IGD MM lantai 1. Jadwal sedang disusun oleh pelayanan dan bidang keperawatan dan yang terkait.
6. Setiap shift terdiri dari 1 dokter, 3 perawat, 2 bidan, dan 1 farmasi.
7. Poli Covid-19 tutup sementara dan hanya melayani SWAB dari ruangan.
8. Triase IGD dipercepat dengan Rapid antigen dan RO thorax.
9. Rabu 9 Desember 2020, melakukan pindahan alat-alat IGD, dan sesudah Zuhur pindah pasien.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait