#kbmtatapmuka#humaniora#viruscorona

23 Sekolah di Metro Minta Izin Sekolah Tatap Muka

23 Sekolah di Metro Minta Izin Sekolah Tatap Muka
Rapat pembahasan peningkatan mutu pendidikan pada di era pandemi covid-19 di aula Disdikbud, Rabu, 26 Agustus 2020. Foto: Dok


Metro (Lampost.co): Sebanyak 5 SMP dan 18 SD baik negeri maupun swasta di Kota Metro telah mengajukan rekomendasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk disampaikan ke Satgas Covid-19 agar dapat melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka. 

Kepala Disdikbud Metro, Ria Andari, menjelaskan dalam waktu dekat Kota Metro akan memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka di beberapa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Metro. Oleh karena itu sebanyak 23 sekolah meminta untuk direkomendasikan ke Satgas Covid-19.

"Dalam waktu dekat kita akan mengadakan KBM secara tatap muka, saat ini ada 23 sekolah yang meminta untuk direkomendasikan untuk melakukan KBM secara tatap muka," kata dia saat rapat pembahasan peningkatan mutu pendidikan pada di era pandemi covid-19 di aula Disdikbud, Rabu, 26 Agustus 2020.

Adapun nama SD yang telah direkomendasikan adalah SD Teladan, SD N 2 Metro Timur, SD N 12 Metro Pusat, SD N 2 Metro Barat, SD N 11 Metro Pusat, SD N 4 Metro Selatan, SD N 4 Metro Timur, SD N 4 Metro Barat, SD N 2 Metro Selatan, SD N 1 Metro Selatan, SD N 6 Metro Pusat, SD N 8 Metro Barat, SD Xaverius, SD IT WU, SD Aisyiyah, SD Alquran, SD Al Mukhsin, SD Nurul Huda.

Kemudian SMP N 6, SMP N 8, SMP N 2, SMP N 9 dan SMP Muhammadiyah 1. Dan untuk sekolah yang belum mendapatkan rekomendasi masih bisa mengajukannya ke pihak Dinas Pendidikan. 

Sementara itu Wakil Wali Kota Metro Djohan mengatakan pihak tenaga pendidik harus memiliki kompetensi dalam menerapkan KBM secara tatap muka, supaya menjadi lebih baik lagi. Meminta pihak sekolah untuk mempersiapkan demi kesehatan mudir maupun pendidiknya.

“Pendidik harus memiliki kompetensi dalam mengajar agar menjadi lebih baik lagi, serta mau belajar dari pengalaman orang lain yang terdahulu. Apabila memang sudah siap bertatap muka dengan siswa maka segala sesuatunya harus dipersiapkan sedemikian rupa untuk kebaikan dan kesehatan siswa-siswi di sekolah," kata dia.

Dia menambahkan, untuk menerapkan KBM secara tatap muka ini harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Tetap terapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat untuk mencuci tangan, lakukan latihan kawasan wajib pakai masker, dan tempat duduk harus diberikan jarak,” ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait