pekerjamigranTKILampung

23 Negara Buka Akses Pekerja Migran

23 Negara Buka Akses Pekerja Migran
Lampost.co/Asrul Septian Malik


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pada masa pandemi covid 19, hampir seluruh negara di dunia memberlakukan lock down, sehingga pekerja Migran Indonesia khususnya Lampung tertunda penyaluran, atau tidak bisa berangkat ke negara tujuan.

Namun, dalam perkembangannya saat ini terdapat sekitar 23 negara yang membuka akses, sehingga memberikan peluang untuk pekerja berangkat ke negara tujuan.

"Dari 23 negara tersebut hanya ada 4 negara favorit tenaga kerja Indonesia, seperti Korea, Taiwan, Hongkong, dan singapura. Namun saa ini masih ada penundaan keberangkatan karena kondisi covid yang fluktuatif, sambil menunggu kebijakan negara penerima dan kebijakan pemerintah pusat," kata Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung Ahmad Salabi, Jumat, 4 Desember 2020.

Selama 2020 ini, terdapat sekitar 8.000 orang asal Lampung yang berangkat ke negara tujuan. Mereka berangkat dari seluruh penyalur resmi di Indonesia, namun tetap terdaftar tenaga kerja asal Lampung.

"Lalu ada sekitar 1.300 PMI asal Lampung yang tertunda keberangkatannnya. Kami minta Balai Latihan Keja (BLK) atau penyalur swasta, agar segera dipulangkan calon pekerja sambil menunggu covid tuntas, karena jika tetap ditampung berpotensi kluster-kluster baru covid 19," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait