#KPK#UNILA

20 Saksi Diperiksa KPK Soal Suap Unila

20 Saksi Diperiksa KPK Soal Suap Unila
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemeriksaan sejumlah saksi di Mapolresta Bandar Lampung oleh KPK terus berlanjut. Pemeriksaan itu terkait suap masuk Unila jalur mandiri, yang menjerat rektor non aktif Karomani.

Total 9 saksi bakal diperiksa KPK pada Kamis, 29 September 2022. Mereka yakni, Pembantu Dekan II FH Unila Yulia Neta, Dekan FE Unila Nairobi, Pembantu Rektor III Unila Yulianto, Pembantu Dekan I FH Unila Rudi Natamiharja, Dekan Fisip Ida Nurhaida, Pembantu Rektor II Unila Asep Sukohar. Kemudian pegawai honorer Unila Fajar Framukti, Dosen FKIP Unila Wayan Rumite, dan Ketua Satuan Pengendali Internal (SPI) Unila, Budiono.

"Hari ini  pemeriksaan saksi  suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Universitas Lampung tahun 2022, untuk tersangka KRM (Karomani)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Kamis, 29 september 2022.

Sehari sebelummya, 28 September 2022, 11 saksi diperiksa KPK di Mapolresta Bandar Lampung.

Mereka yakni  staf Wakil Rektor  I Tri Widioko, Dekan FK Unila Dyah Wulan Sumekar,  Dekan FKIP Unila Patuan Raja,  Wakil Rektor IV Unila Suharso, Dekan FT Unila Eng. Helmy Fitriawan, Dosen Unila Mualimin, Kabiro Perencanaan dan Humas Unia Budi Sutomo, Sekretaris Biro Perencanaan dah Humas Ubila Shinta Agustina, BPP Biro Perencanaan dan Humas Unila Nurhati BR. Ginting, Dekan FP Unila Irwan Sukri, Dekan Fmipa Unila Suripto Dwi. Mereka diperiksa di Mapolresta Bandar Lampung.

"Seluruh saksi hadir," kata Ali.

Ali mengatakan mereka diperiksa konfirmasi barang bukti dokumen penerimaan Maba Unila dan dugaan adanya perintah Karomani untuk mengondisikan Maba yang telah mendapat persetujuan untuk diluluskan.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait