#COVID-19LAMPUNG#BANDARLAMPUNG

20.840 Kendaraan Luar Lampung Disetop Selama Posko Penyekatan

20.840 Kendaraan Luar Lampung Disetop Selama Posko Penyekatan
Posko penyekatan yang digelar oleh Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung.   Dok Diskominfo Kota Bandar Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 20.840 kendaraan dari luar Lampung disetop selama kegiatan posko penyekatan. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bandar lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengatakan kegiatan posko penyekatan itu dilakukan mulai dari 14 April dan terjadi perpanjangan pelaksanaan hingga 31 Mei 2021.  

"Secara umum keseluruhan kendaraan dilakukan penyetopan sebanyak 20.840 kendaraan yang berasal dari luar Lampung, dan 507 kendaraan diputar balik," ujarnya, Kamis, 3 Juni 2021. 

Ahmad Nurizki menjelaskan di Bandar Lampung terdapat lima posko penyekatan. Tiap posko berjumlah 15 personel yang terdiri dari unsur TNI, Angkatan Darat (AD) dari Kodim 0410/KBL, Marinir Brigif-4 BS piabung, Polresta, BPBD, dan Satpol-PP.

"Perincian setiap posko antara lain Posko Rajabasa, kendaraan yang disetop 4095, 126 putar balik; Posko Lematang kendaraan disetop 4123, 174 putar balik; Posko Sukarame kendaraan disetop 4318, putar balik 89; Posko Kemiling 2913 kendaraan disetop, 29 kendaraan putar balik, dan terakhir Posko Panjang kendaraan disetop 5391, putar balik sebanyak 89," kata dia. 

Selain itu, pada setiap posko terdapat pemeriksaan rapid test antigen. Hasilnya jumlah total penumpang atau pengendara yang dilakukan rapid test antigen sebanyak 6695 orang, yang terkonfirmasi positif atau reaktif sebanyak 41 orang. 

"Warga atau pengendara yang hasil rapid test-nya reaktif diserahkan ke beberapa tempat khususnya di Bandar Lampung di tempat di RS darurat covid yaitu RSP Unila, RS Bandarnegara Husada, dan RS Bhayangkara," ujar Ahmad Nurizki. 

Data terakhir sampai 2 Juni 2021 pasien yang menjalani isolasi mandiri di RSP Unila sebanyak 17 orang, terdiri dari 8 pria 9 wanita.

"Dari 17 orang itu 2 orang diantaranya berdomisili di bandar lampung, 15 orang luar bandar lampung, telah selesai isolasi 3 orang, sudah di swab 14 orang dan hasilnya positif, 3 orang lagi masih menunggu hasil swab," ujar dia. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait