#beritalampung#beritanasional#gempacianjur

2 Jenazah Korban Gempa Cianjur Berhasil Diidentifikasi

2 Jenazah Korban Gempa Cianjur Berhasil Diidentifikasi
Petugas gabungan masih mencari delapan jenazah korban gempa Cianjur, Jawa Barat, yang belum berhasil ditemukan dengan mengandalkan alat berat. Antara/ Ahmad Fikri


Cianjur (Lampost.co): Tim DVI gabungan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban meninggal akibat gempa magnitudo 5.6 yang mengguncang Cianjur, Senin, 21 November 2022. Kedua jenazah diketahui warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kaur Doksik Biddokkes Polda Jawa Barat, Kompol M Ihsan Wahyudi, mengatakan dua jenazah di RSUD Sayang Cianjur yang berhasil teridentifikasi tim DVI gabungan atas nama Nenah, 60, dan Nengsih, 40, setelah dilakukan tes DNA dan catatan medis dari ahli waris.

"Tercatat hingga hari ke-20 setelah gempa Cianjur, tim berhasil mengidentifikasi 157 jenazah dan yang terbaru atas nama Nenah dan Nengsih keduanya warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang," kata Ihsan dalam keterangan pers, Sabtu, 10 Desember 2022.

Dia menjelaskan hingga saat ini tim DVI gabungan masih melakukan upaya untuk mengidentifikasi sejumlah jenazah korban gempa bumi Cianjur lainnya, sehingga untuk mempercepat proses identifikasi pihaknya mengimbau keluarga yang kehilangan anggota keluarganya segera melapor ke Posko pengaduan orang hilang.

"Mereka yang kehilangan anggota keluarganya dapat melapor ke posko pengaduan orang hilang di bagian Forensik RSUD Cianjur, dengan membawa catatan korban, seperti identitas diri dan catatan medis," jelasnya.

Sementara hingga hari ke-20 pencarian delapan orang korban hilang diduga tertimbun longsoran akibat gempa di Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, belum membuahkan hasil meski sejumlah alat berat masih terus berupaya mencari jasad korban.

Pencarian akan terus dilakukan hingga tanggal 20 Desember sesuai dengan penerapan tanggap darurat bencana, namun pencarian tidak lagi secara masif, namun lebih mengandalkan alat berat untuk memudahkan pencarian karena tebalnya tanah longsor. Hingga saat ini korban meninggal dunia akibat gempa 5.6 magnitudo Cianjur sebanyak 334 orang.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait