#ktp

2.000 Warga Tulangbawang Tercatat Miliki Data Ganda

2.000 Warga Tulangbawang Tercatat Miliki Data Ganda
Salah satu warga saat melakukan perekaman KTP-el di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disukcapil) Kabupaten Tulangbawang. Lampost.co/Ferdi


Menggala (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disukcapil) Kabupaten Tulangbawang mencatat sekitar 2.000 penduduk di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur memiliki data ganda.

"Masih ada sekitar 2.000 lah yang menjadi tunggakan pencetakan KTP-Elektronik (KTP-el). Jadi itu yang menjadi kendala belum bisa dicetak KTP-el," kata Kepala Disdukcapil Tulangbawang Yusrizal di ruang kerjanya, Kamis, 20 Mei 2021.

Ia menjelaskan persoalan data ganda itu kerap terjadi karena warga melakukan perekaman lebih dari satu kali. Untuk mengatasi persoalan itu, data ganda musti dilakukan penunggalan data.

Persoalan lain yang menyebabkan data ganda, ketika warga pindah domisili namun tidak melapor dan mencabut data di dinas kependudukan.

"Solusi untuk data ganda itu harus konfirmasi dulu ke pusat untuk menghapus salah satu data. Data ganda ini juga kadang-kadang karena warga ingin KTPnya cepat jadi, ketika perekaman mereka ngaku belum pernah perekaman jadi perekaman lagi. Justru hal itu malah membuat lambat KTP-el nya jadi," kata dia.

Dia mencatat, 270 ribu lebih penduduk Tulangbawang kini telah memiliki KTP-el dari 376500 wajib KTP. Sementara kekurangannya sekitar 30615 penduduk belum memiliki KTP-el termasuk didalamnya penduduk yang memiliki data ganda.

"Kalau semuanya ready pencetakan KTP-el itu satu jam sudah jadi. Tetapi terkadang kita terkenda di jaringan sehingga membuat lambat pencetakan. Tapi kalau blangko kita selalu siap, karena berapa saja blangko yang kita minta pasti dikasih dari pusat," katanya. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait