#kartelnarkoba

18 Orang Tewas dalam Perang Antar Kartel Narkoba di Meksiko

18 Orang Tewas dalam Perang Antar Kartel Narkoba di Meksiko
Polisi bersenjata api bersiaga di Guerrero, Meksiko. (AFP)


Zacatecas (Lampost.co) -- Sebanyak 18 jasad manusia ditemukan usai terjadinya baku tembak antar beberapa kartel narkotika di Meksiko utara. Juru bicara departemen keamanan negara bagian Zacatecas, Rocio Aguilar, mengatakan bahwa belasan korban ditemukan di sebuah area terpencil di pedesaan.

"Ada bukti bahwa kematian (18 orang) di kota Valparaiso ini berasal dari konfrontasi antar geng Sinaloa dan Jalisco," kata Aguilar, dilansir dari laman The Globe and Mail pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Tiga kendaraan, salah satunya dalam kondisi terbakar, ditemukan di lokasi baku tembak.

Zacatecas, wilayah yang pernah dikuasai kartel Zetas, kini tengah diperebutkan sejumlah geng narkoba. Kartel yang berusaha merebutnya adalah Sinaloa, Jalisco, Gulf, dan Northeast.

Terdapat juga beberapa sisa kartel Zetas yang menyebut diri mereka sebagai "Talibans."

Baku tembak di Zacatecas terjadi dua hari usai jasad dua polisi ditemukan tergantung di sebuah jalan layang. Tujuh jasad lainnya ditemukan di kota tetangga.

Dua polisi yang ditemukan tewas itu berasal dari kepolisian negara bagian San Luis Potosi yang sempat dilaporkan hilang dalam beberapa hari terakhir.

Selama ini kartel narkoba Meksiko sering menggantung jasad korban di jalan layang sebagai bentuk peringatan terhadap rival mereka atau otoritas keamanan. Namun biasanya yang digantung adalah warga sipil, bukan polisi.

Sementara itu di kota Fresnillo, polisi menemukan jasad empat perempuan dan tiga pria. Ketujuh orang itu diduga kuat tewas akibat luka tembak.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait