#Covid-19lampung#zonamerah

18 Desa dan Kelurahan di Lampung Utara Zona Merah

18 Desa dan Kelurahan di Lampung Utara Zona Merah
Data desa/kelurahan di Lampura yang masuk zona merah. Dok.


Kotabumi (Lampost.co) -- Sebanyak 18 desa dan kelurahan di Kabupaten Lampung Utara masuk zona merah dalam penyebaran Covid-19. Jumlah ini bertambah sembilan, setelah sebelumnya tercatat ada sembilan wilayah.

Plt Kadinkes Lampura, Maya Manan menjelaskan ke-18 wilayah zona merah tersebut tersebar di tujuh kecamatan, di antaranya yakni Kecamatan Kotabumi Selatan ada 6 desa/kelurahan, Bukit Kemuning (3), Abung Selatan (2), Abung Timur (1), Abung Surakarta (1), Abung Semuli (1), dan Sungkai Utara (1).

Baca juga: Rumah Sakit di Lampura Penuh

"Sampai hari ini terjadi peningkatan kasus, sehingga menambah daerah rawan Covid-19 (zona merah). Sekarang jumlahnya ada 18 desa/kelurahan tersebar di 7 kecamatan," kata Maya Manan, Senin, 12 Juli 2021.

Ke-18 wilayah zona merah itu rinciannya yakni di Kotabumi ada Kelurahan Tanjung Harapan, Kelapa Tujuh, Kota Alam, Tanjung Aman, Tanjung Senang, dan Desa Mulang Maya. Lalu, di Kecamatan Bukit Kemuning ada Kelurahan Bukit Kemuning, Sidokayo, dan Suka Menanti; di Kotabumi, Rejosari; Kotabumi Udik; Kotabumi Ilir.

"Menyusul di Abung Selatan ada Desa Candimas; Kembang Tanjung; Desa Pungguk Lama, Kecamatan Abung Timur; Bumi Restu, Kecamatan Abung Surakarta; Negeri Galih Rejo, Kecamatan Sungkai Utara," terangnya.

Menurutnya kenaikan jumlah zona merah karena adanya peningkatan kasus di masing-masing wilayah, sehingga berdampak terhadap tingkat penyebaran di wilayah setempat.

"Bermacam-macam jenisnya, ada dari klaster keluarga, kantor, pelaku perjalanan serta kerumunan pun tak ketinggalan. Sehingga menambah kasus terkonfirmasi disana," tegasnya.

Maya menambahkan untuk kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung Utara bertambah 182 orang. Dengan total warga berjumlah 2.565 orang terpapar korona, dari sebelumnya 2.383 kasus. Sementara pasien meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah enam menjadi 92 kasus.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait