#remisi#hutri#beritalamtim

174 Narapidana Rutan Sukadana Dapat Remisi HUT RI

( kata)
174 Narapidana Rutan Sukadana Dapat Remisi HUT RI
Bupati Lamtim Zaiful Bokhari saat menyampaikan secara simbolis SK Remisi dari Kemenkumham, Senin (17/8/2020). Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co): Sebanyak 174 narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Sukadana mendapatkan remisi pada puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-75 RI.

SK Remisi dari Kemenkumham kepada 174 warga binaan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Lamtim, Zaiful Bokhari, di Aula Rutan Sukadana, Senin, 17 Agustus 2020.

Selain Kepala Rutan Sukadana, Jumadi, juga terlihat hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan, Sekdakab Lamtim, Syahrudin, Kasi Pidum Kejari Lamtim Arliansyah Adam, Wadanki Brimob IPTU Afrizon, dan lain-lain.

Baca juga: 3.968 Narapida di Lampung Diberikan Remisi HUT RI

Adapun ke 174 warga binaan yang mendapatkan remisi pada peringatan HUT RI ke 75  terdiri dari, 173 mendapatkan remisi umum I dan 1 warga binaan mendapatkan remisi umum II.

Untuk 174 warga binaan yang mendapatkan remisi umum (RU) I terdiri dari, RU 1 satu bulan  sejumlah 105 orang, RU 1 dua bulan (46 orang), RU 1 tiga bulan (17 orang), RU 1 empat bulan (4 orang), RU 1 enam (1 orang). Kemudian warga binaan yang mendapatka remisi umum II satu bulan sejumlah satu orang.

Usai acara pemberian remisi tersebut Bupati Lamtim Zaiful Bokhari mengatakan, warga binaan yang mendapatkan remisi adalah yang telah diusulkan oleh pihak Rutan Sukadana ke Kemenkumham.

Mereka diusulkan mendapatkan remisi karena sudah memenuhi syarat baik substantif maupun administrasi.  Syarat substantif yaitu, warga binaan minimal telah menjalani hukuman selama enam bulan dan berkelakuan baik. 

Kemudian syarat administrasi yaitu, berkas-berkas atas nama warga binaan yang diusulkan lengkap misalnya petikan keputusan pengadilan, dan lain-lain.

Kepada warga binaan baik yang mendapatkan remisi dan warga binaan lainnya Zaiful berharap, agar dapat menjalani binaan sesuai aturan dan ketentuan selama berada di dalam Rutan Sukadana.

Sehingga jika telah bebas kelak mereka dapat kembali kemasyarakat serta benar benar menyadari, dan tak akan pernah lagi kembali mengulangi perbuatan yang membuat  mereka untuk sementara harus berada di Rutan Sukadana menjalani pembinaan.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar