#beritalampung#beritabandarlampung#lingkungan

161 Warga Telukbetung Selatan Terima Manfaat Sedekah Sampah

161 Warga Telukbetung Selatan Terima Manfaat Sedekah Sampah
Penyedotan tinja pada MCK di Kelurahan Gedong Pakuon dan Pesawahan, Telukbetung Selatan. Dok/Warga


Bandar Lampung (Lampost.co): Kecamatan Telukbetung Selatan mencanangkan program sedekah sampah untuk mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Hasilnya dari sedekah yang dikumpulkan bisa bermanfaat bagi 161 warga kecamatan tersebut.

Ketua pelaksana kegiatan, Bagus Syahputra menyampaikan, aksi yang dilakukan sejak 19 November lalu itu berhasil mengumpulkan 160,5 kilogram sampah padat dan 10 liter minyak jelantah.

Kemudian, hasil pengumpulan itu diserahkan ke Bank Sampah Mandiri Bina Lestari dan menghasilkan uang Rp737 ribu. Hasil tersebut digunakan untuk penyedotan tinja pada MCK di Kelurahan Gedong Pakuon dan Pesawahan, Telukbetung Selatan.

"Gerakan bersama ini merupakan bentuk kolaborasi yang harus dilakukan dan dipelihara," ungkapnya, Sabtu, 17 Desember 2022.

Aksi sedekah sampah untuk sedot WC itu merupakan aksi kolaborasi Start Community, Karang Taruna Teluk Betung Selatan, World Cleanup Day Lampung, dan International Relations Infographic Space (IR.is), dan Bank Sampah Mandiri Bina Lestari. Kegiatan juga didampingi Kecamatan Teluk Betung Selatan, SNV Netherland Development Organisation dan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS).

Field Officer SNV Netherland Development Organisation, Iffah Rachmi mengatakan, melalui gerakan ini mengingatkan ancaman pencemaran air tanah akibat tinja manusia. Pencemaran air tanah bisa terjadi akibat tanki septik yang tidak disedot dalam waktu lama.

Pencemaran itu bisa membuat air tanah yang biasa digunakan warga tercemar berbagai bakteri dan menjadi sumber berbagai penyakit. Dengan kegiatan tersebut diharapkan warga bisa memberikan perhatian masyarakat tentang pentingnya sedot wc secara berkala.

"Melalui kegiatan ini mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dari sampah sekaligus menyadarkan masyarakat penting sedot WC secara berkala minimal 1 kali dalam setahun," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Pesawahan, Musa, menambahkan, kegiatan tersebut merupakan awal untuk membangun kesadaran masyarakat. Kegiatan tersebut mesti bisa terus berlangsung dan bisa melibatkan kebih banyak masyarakat.

"Kita harus buat kampung kita sehat, bersih dan hijau. Ini baru awal, semoga gerakan ini dapat terus dilakukan oleh masyarakat," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait