#KEBAKARAN

16 Personel BPBD Padamkan Api di Rumah Nenek Amah dalam 2 Jam

16 Personel BPBD Padamkan Api di Rumah Nenek Amah dalam 2 Jam
Warga melihat rumah yang terbakar, Senin, 24 Oktober 2022. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampsost.co) -- Rumah nenek Amah yang berada di Jalan Tengku Umar, Gang Karya 2, Gunung Sari, Enggal ludes dilalap api, Senin, 24 Oktober 2022. Rumah yang diduga sengaja dibakar oleh sang cucu itu berhasil dipadamkan oleh 16 personel BPBD Bandar Lampung dalam waktu hampir 2 jam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat itu warga panik karena api tiba-tiba muncul dari dalam rumah dan semakin membesar. Salah satu warga yang melihat langsung menghubungi BPBD Kota Bandar Lampung.  "Kaget karena di dalam rumah itu ada Rizki (cucunya nenek amah). Jadi langsung telepon BPBD supaya apinya nggak nyamber rumah lainnya," kata salah satu warga, Putri, Senin, 24 Oktober 2022.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung menerjunkan 16 personel dan 6 armada pemadam. Setelah hampir dua jam, akhirnya api dapat dipadamkan dengan menghabiskan empat tangki air. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kerugian materil belum dapat ditafsirkan, tapi semua isi rumah terbakar. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," kata dia.

Warga sekitar, Wahyudi menceritakan Rizki yang merupakan cucu Amah memang kerap ingin membakar rumah sejak sebulan lalu. "Sudah sering dinasihatin warga, sama Bhabinkamtibmas, terhitung sudah lebih dari lima kali mau bakar rumah," kata dia.

Awalnya Rizki membakar celana hingga kasur dan nyaris membakar seisi rumah, namun, warga langsung dengan sigap memadamkan api. "Asapnya udah kemana-mana dia bakar kasur, kami langsung siram pakai air," kata dia.

Menurutnya, ketika kumat Rizki berteriak menyebut narkoba. Jika tidak dipenuhi maka ia membakar seisi rumah hingga ingin membunuh ibunya dan pamanya. "Pamannya kalau dia lihat mau dibacok, ibunya pun juga sama. Kalau lagi kumat semua mau dibakar," kata dia.

Menurut Satpam Pasar Simpur itu, Rizki tinggal bersama neneknya dan juga kedua orang tuanya. Ia berubah seperti sekarang sejak beberapa bulan lalu. "Residivis dia setahun lalu, setelah keluar normal gak tau bebrapa bulan ini jadi berubah, kadang sebut narkoba," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait