#OPD#LAMPUNGSELATAN

16 OPD di Lamsel Jadi Sampel Evaluasi Sakip

16 OPD di Lamsel Jadi Sampel Evaluasi Sakip
Pengkategorian penilaian Sakip. Antara


Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak 16 OPD di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, masuk dalam sampel evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dan  Reformasi Birokrasi (RB) melalui Desk Evaluation. Hal itu terungkap dalam rapat yang digelar di ruang rapat Asisten Administrasi Umum (Adum) Setkab Lampung Selatan, Senin, 20 September 2021.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, 16 OPD/unit yang menjadi sampel yakni DPMPPTSP, Dinas Sosial, Disnakertrans, Dinkes, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat( PU-PR), Diskominfo, Dispora, DTPH-Bun, Disdik, RSBB Kalianda, Dinas Koperasi dan UKM, Disperkim, Disnakkeswan, DKP, dan Dinas Pariwisata dan Budaya.

Kepala Bagian Organisasi Setkab Lampung Selatan Tirta Saputra, mengatakan evaluasi penyelenggaraan Sakip dan RB itu berdasarkan surat Kemenpan RB Nomor : B/201/AA.04/2021.

"Sebenarnya semua OPD sudah menginput data itu pada 30 Maret 2021 lalu. Namun, 16 OPD/unit diminta pihak kementerian untuk membuat paparan. Nah, rapat tadi sebagai persiapan pelaksanaan evaluasi Sakip dan RB tahun 2020," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Lamsel Terjunkan Kepala OPD Awasi Prokes Warga

Tirta juga menjelaskan, untuk evaluasi Sakip sendiri ketentuan dalam Desk Evaluasi yakni melengkapi dan mengunggah dokumen Sakip terbaru di aplikasi ESR. Perinciannya, pohon kinerja, cascading kinerja, RPJM, IKU, perjanjian kinerja, rencana aksi, renja/RKT, laporan hasil evaluasi internal, laporan kinerja dan dokumen lain terkait Sakip.

"Intinya, membuat paparan progres Sakip terkait tindaklanjut hasil evaluasi tahun sebelumnya dan pohon kinerja Cascading kinerja,"jelasnya.

Untuk evaluasi reformasi birokrasi, kata Tirta,  unit mengisi serta mengirim LKE (laporan kerja evaluasi) manual yang dilengkapi dengan penilaian mandiri serta link bukti dukung.

Ia menambahkan, unit menyiapkan materi pemaparan dengan informasi berupa tindaklanjut rekomendasi hasil evaluasi tahun sebelumnya, progres reform yang telah dilakukan dan progres pada penyederhanaan birokrasi. Kemudian, implementasi RB terkait kondisi pandemi, progres pengembangan inovasi dalam sektor pelayanan publik, manajemen SDM dan pengawasan.

"Kalau untuk bahan pemaparan Sakip dab RB dikumpulkan ke sekretariat (Bagian Organisasi, red) paling lambat Kamis, 23 September 2021. Nanti, sekretariat akan mengirimkan bahan paparan dokumen itu pada 24 September 2021 melalui email," kata Tirta.

Pihaknya berharap, capaian tahun ini dapat lebih baik dari predikat tahun lalu yang mendapatkan predikat B atau dengan nilai 63,03.

"Target kami tahun ini bisa mencapai predikat B-B atau di atas nilai 70," kata dia.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait