#beritalampung#beritapesawaran#banjir

16 KK Korban Banjir Rawa Kijing Pesawaran Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

16 KK Korban Banjir Rawa Kijing Pesawaran Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
Kondisi masyarakat Dusun Rawa Kijing, Kabupaten Pesawaran yang masih mengungsi di atas tanggul. Dok/Warga


Pesawaran (Lampost.co): Sebanyak 16 kepala keluarga (KK) warga Dusun Rawa Kijing, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, masih bertahan di tenda darurat yang mereka bangun di atas tanggul air, pascabanjir yang melanda wilayah setempat sepekan yang lalu.

Kepala Desa Sindang Garut, Kasio, mengatakan meskipun saat ini kondisi air di daerah tersebut sudah mulai surut, namun warga masih enggan untuk kembali ke rumah. Warga masih mengkhawatirkan adanya banjir susulan.

"Pada banjir yang melanda seminggu lalu, tanggul yang berada di daerah sini kan jebol, sehingga masyarakat ini masih takut kembali ke rumahnya. Apalagi saat musim penghujan seperti saat ini mereka khawatir ketika hujan datang banjir kembali terjadi," ujarnya, Selasa 1 November 2022.

Baca juga: Warga Gedongtataan Digemparkan Pesan Berantai Hoaks Beras Campur Kimia

Kasio mengatakan saat ini terdapat kurang lebih 16 KK yang bertahan tinggal di tenda darurat di atas tanggul. "Selain karena takut untuk pulang ke rumahnya, sebagiannya lagi rumah warga juga masih ada yang tergenang air sebatas mata kaki dan juga berlumpur," kata dia.

Warga berharap cuaca terus cerah seperti saat ini, sehingga air cepat surut dan tidak adanya banjir susulan.

Dirinya berharap agar Pemkab Pesawaran maupun Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera melakukan normalisasi dan menutup kembali tanggul Way Mada dan Way Bulok yang jebol akibat banjir lalu.

"Kami minta segera dilakukan perbaikan tanggul sungai itu oleh Pemda Pesawaran maupun Pemprov. Jika sudah ditutup maka warga tidak lagi merasa khawatir. Jika pun masih terjadi banjir tapi tidak separah ini lagi," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Pesawaran Sudiono mengatakan pihaknya akan segera melakukan perbaikan dan penutupan kembali pada tanggul yang sudah jebol akibat banjir di Dusun Rawa Kijing.

"Ya, dalam waktu dekat ini kami akan segera melakukan penutupan kembali tanggul yang jebol tersebut. Namun warga harap bersabar karena alat berat masih mengerjakan pekerjaan di Desa Babakan Loa yang terkena musibah banjir juga," katanya.

Menurutnya, pada anggaran 2023 nanti Dinas PUPR Pesawaran akan melanjutkan kembali kegiatan normalisasi sungai yang ada di wilayah kabupaten setempat.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait