Bsubpjs

154.887 Rekening Penerima Subsidi Gaji Bermasalah

154.887 Rekening Penerima Subsidi Gaji Bermasalah
Ilustrasi.Dok


JAKARTA (Lampost.co) -- Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Agus Susanto menjelaskan 154.887 rekening penerima bermasalah menjadi salah satu kendala penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) yang belum tersalurkan kepada 12,4 juta orang target penerima.

"Kami lakukan validasi secara berlapis, namun pada saat dilakukan transfer di termin pertama ada beberapa rekening yang bermasalah, tidak bisa ditransfer, sehingga harus dikembalikan atau retur," kata Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto, dikutip dari Antara, Kamis, 17 Desember 2020.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan hingga 14 Desember 2020, penyaluran termin pertama untuk periode September-Oktober 2020 mencapai 12.262.371 orang atau 98,86 persen dari 12.403.896 pekerja berpendapatan di bawah Rp5 juta yang menjadi target penerimaan BSU.

Sementara itu, termin kedua untuk November-Desember 2020 sejauh ini diterima 11.042.252 orang dengan proses yang masih berjalan sampai akhir Desember.

Menurut data BPJamsostek terdapat 154.887 rekening penerima yang tidak bisa ditransfer. Pihaknya segera memperbaiki dan berkoordinasi dengan seluruh cabangnya di Indonesia, bank-bank, pemberi kerja dan pekerja. "Sehingga ada 87.963 rekening yang kami perbaiki dan kami serahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan. Namun demikian masih ada 66.924 rekening yang masih dalam proses," ujar Agus.

Dia memastikan tim BPJS Ketenagakerjaan terus bergerak cepat untuk menghubungi seluruh pihak untuk memperbaiki permasalahan tersebut.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait