#PBB#POLRI

152 Personel FPU 3 Minusca Polri Latihan Hadapi Teror hingga Aksi Demonstran

152 Personel FPU 3 Minusca Polri Latihan Hadapi Teror hingga Aksi Demonstran
Sebanyak 152 Personel Formed Police Unit (FPU) 3 Minusca latihan menghadapi teror senjata api, ledakan bom, dan demonstran di Pusdiklat Lantas Polri di Kawasan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Dok Polri


Jakarta (Lampost.co) – Sebanyak 152 Personel Formed Police Unit (FPU) 3 Minusca latihan menghadapi teror senjata api, ledakan bom, dan demonstran di Pusdiklat Lantas Polri di Kawasan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Dari 152 personel, 18 diantaranya polisi wanita (Polwan) mereka terus dilatih untuk menambah kematangan individu dan kelompok untuk mengemban tugas mulia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke wilayah konflik Afrika Tengah. Rencananya, pada September 2021, Tim Garuda Polri ini akan berangkat ke Afrika Tengah bertugas selama 1 tahun.

Kadivhubinter Polri, Irjen Johni Asadoma bersama Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti dan petinggi lainnya datang langsung menyaksikan simulasi pengamanan Personel FPU 3 Minusca. Termasuk 2 tim penguji utusan PBB, Kolonel Dridi Aymen dari Tunisia dan Letnan Satu Top Penda dari Senegal juga berada di lokasi menyaksikan simulasi FPU 3 Minusca.

“Tim ini udah berlatih hampir satu tahun lamanya. Kemampuan mereka dalam menjaga perdamaian dinilai langsung oleh tim khusus dari PBB. Dan saya melihat, fisik dan kemampuan (Skill) mereka dalam segala hal sudah sangat baik. Perlengkapan pun sudah lengkap dan sangat siap untuk menjalani tugas mulia ini menjaga perdamaian dunia,” kata Johni Asadoma, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 21 Agustus 2021. 

Baca juga: Pulau Tegal Mas Lampung Jadi Tempat Penyematan Baret Pasukan Perdamaian PBB

Ia menjelaskan Polri sudah lama mendapat kepercayaan untuk ikut menjaga perdamaian dunia. Hal itu diapresiasi besar oleh pemerintah dan PBB. Sehingga sampai saat ini kontingen FPU Polri terus ada rotasi (pergantian) personel untuk menjaga perdamaian di wilayah konflik.

Johni melanjutkan, selama ini kontribusi Tim Garuda Polri (FPU) berperan besar dalam misi perdamaian PBB. Karena itulah, Polri terus menjaga dan melatih kemampuan anggotanya dari berbagai wilayah dan kesatuan secara terus menerus setiap tahunnya. 

“Kemampuan mereka yang diinginkan PBB sesuai dengan standarnya sudah sangat baik dan sangat siap. Saya bangga dan mengapresiasi sangat tinggi pada mereka. Dan mereka akan diuji nanti di medan yang sesungguhnya di Afrika Tengah,” kata Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti.

Setelah melakukan simulasi, Kadivhubinter Polri Irjen Pol Johni Asadoma akan melakukan pembaretan langsung ke seluruh personel FPU 3 Minusca Polri di Teluk Lampung, Pulau Tegal Mas selama 6 hari yang dimulai pada Selasa, 24 Agustus 2021.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait