#lampungselatan

150 Santri TPA Nurul Iman Ikuti Ujian Lomba Haflatul Intiham

150 Santri TPA Nurul Iman Ikuti Ujian Lomba <i>Haflatul Intiham</i>
Pembina Yayasan Nurul Iman, Sugiyanto, berfoto bersama usai menyerahkan piagam, tali asih dan piala kepada para santri yang menang dalam perlombaan Haflatul Intiham yang pertama di yayasan tersebut, Senin, 29 November 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak 150 santriwan dan santriwati Taman Pendidikan Alquran (TPA) Nurul Iman Harapan Mulya dari Yayasan Nurul Iman, Desa Bandanhurip, Kecamatan Palas, Lampung Selatan mengikuti ujian dan perlombaan Haflatul Intiham dari yayasan tersebut.

Ketua Yayasan Nurul Iman, Abdul Jamil mengatakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menguji para santriwan/santriwati yang telah belajar mengaji, salat, dan ilmu keagamaan di yayasannya tersebut. Harapannya mampu meningkatkan ahklakul karimah dan keimanan bagi para penerus bangsa.

"Ini merupakan kegiatan pertama yang kami lakukan sejak yayasan ini berdiri sekitar 1 tahun yang lalu. Kami juga telah menyiapkan berbagai hadiah untuk para peserta lomba yang menang seperti piala, piagam, dan uang saku,"kata Abdul Jamil yang diamini Sekretaris Yayasan Hari Prasetyo Wibowo, Senin, 29 November 2021.

Baca juga: Santri TPA Al Jihad Natar Berlomba Khatam Al-Qur'an

Abdul Jamil mengatakan di TPA Nurul Iman Harapan Mulya para santrinya diberikan berbagai macam ilmu keagamaan seperti membaca iqra, tahfiz Al-Qur'an, tata cara salat, dan ilmu agama lainnya.

"Dengan memiliki ilmu agama yang kuat, mudah-mudahan generasi penerus bangsa menjadi pemimpin yang memiliki keimanan, ahklakul karimah yang baik dan bisa bermanfaat untuk masyarakat ," ujar Abdul Jamil.

Sementara itu, Pembina Yayasan Nurul Iman, Sugiyanto mengatakan dengan berdirinya TPA yang ada di desanya diharapkan mampu berkembang luas dan memiliki kualitas serta mutu pendidikan keagamaan yang baik.

"Tenaga pendidik di TPA Nurul Iman ini sudah memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan. Dari merekalah, kita memiliki semangat untuk mendidik anak dan generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas keimanan yang tinggi," kata Sugiyanto. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait