#Covid-19lampung

15 Kasus Baru Covid-19 Metro Didominasi Tenaga Kesehatan

15 Kasus Baru Covid-19 Metro Didominasi Tenaga Kesehatan
Kantor Dinas Kesehatan Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Kasus positif Covid-19 di Kota Metro kembali bertambah 15 orang. Kasus baru didominasi tenaga kesehatan, sementara satu pasien meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti mengatakan dengan penambahan 15 kasus, maka total terkonfirmasi positif Covid-10 mencapai 1.420 orang.

Ke-15 orang tersebut adalah pasien 1.406 usia 34 tahun, pasien 1.407 36 tahun, dan pasien 1.408 usia 6 tahun. Ketiganya bapak, ibu, dan anak asal Yosodadi. Bapaknya positif pada 28 Juni, ibu dan anak pada 2 Juli.

Selanjutnya pasien 1.409 usia 21 tahun, pasien 1.410 usia 22 tahun, pasien 1.411 usia 22 tahun, pasien 1.412 usia 21 tahun, dan pasien 1.413 usia 21 tahun. Kelimanya merupakan mahasiswa kedokteran yang sedang praktik di rumah sakit. Mereka mengeluhkan demam, batuk, hilang penciuman, lemas, dan nyeri otot.

"Pasien 1.414 usia 26 tahun warga Ganjar Asri Metro Barat dan 1.415 usia 27 tahun asal Iringmulyo. Keduanya dokter intership di Puskes. Pada 19 Juni mengeluh batuk dan pilek, lalu demam," kata dia, Selasa, 6 Juli 2021.

Erla menjelaskan pasien 1.416 usia 58 tahun dan 1.417 usia 55 tahun warga Imopuro Metro Pusat. Keduanya pasangan suami istri. Suami ASN di Metro, beberapa waktu ada rekan kerja yang terkonfimasi. Pada 27 Juni, suami mengeluh batuk dan tidak enak badan, sementara istri demam.

"Pasien 1.418 usia 72 tahun, warga Imopuro Metro Pusat, pernah ke Bandar Lampung. Positif dengan gejala demam, batuk, pilek, nafsu makan menurun, mual dan muntah. Lalu pasien 1.419 usia 43 tahun, Ganjar Asri," ujarnya.

Dia menambahkan, pasien 1.420 usia 66 tahun dari Imopuro Metro Pusat. Pada 5 Juli 21 pukul 09.00 WIB dibawa ke UGD RS dengan keluhan sesak, demam, mual dan nyeri kepala, serta ada riwayat hipertensi dan DM tipe 2. Dirapid antigen positif lalu diswab positif.

"Jam 11.20 WIB, kondisi pasien menurun (coma), dan kemudian dinyatakan meninggal dunia," tambahnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait