koronacoronaviruspasar

142 Pasar Ditutup Usai Seribuan Pedagang Positif Korona

( kata)
142 Pasar Ditutup Usai Seribuan Pedagang Positif Korona
Ilustrasi pasar tradisional. MI/Anindya Zaskia Putri.


JAKARTA (Lampost.co) -- Sebanyak 1.172 pedagang pasar terinfeksi virus korona (covid-19) hingga Senin, 20 Juli 2020. Kasus tersebut terjadi di 201 pasar di 26 provinsi atau 93 kabupaten/kota Indonesia. Sebanyak 142 pasar ditutup mencegah penyebaran korona.

"Lonjakan ini terus terjadi seiring dengan masifnya pelaksanaan rapid test dan swab yang ada di pasar tradisional di seluruh Indonesia," kata Ketua Bidang Organisasi DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Muhammad Ainun Najib melaui keterangan tertulis, Senin, 20 Juli 2020.

Baca juga: Dua Pedagang Pasar Gedongtataan Positif Covid-19

Najib menyebut 37 pedagang meninggal akibat covid-19. Hal tersebut menjadi pukulan berat bagi IKAPPI untuk memaksimalkan sosialisasi pencegahan covid-19 di area pasar.

Dia meminta semua pihak gotong royong membangun kesadaran pedagang dan pengunjung, terkait penegakan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran korona. IKAPPI mendorong pemerintah daerah meningkatkan antisipasi terhadap penyebaran virus korona di pasar tradisional.

Kebijakan yang diambil harus bertujuan menyelamatkan ekonomi dan kesehatan pedagang. Misalnya, melakukan penyemprotan disinfektan saat pasar tradisonal berhenti beroperasi.

"Paling tidak satu minggu dua kali dilalukan. Ini penting agar sterilisasi di pasar bisa dijaga," kata Najib.

Dia berharap kasus penularan korona di pasar tak semakin parah. Karena selain menghentikan perputaran uang di pasar, hal tersebut menghambat distribusi pangan di suatu daerah.

"Dan jika itu terus terjadi akan membawa dampak sosial dan ekonomi yang cukup sulit," ujar Najib.

EDITOR

Winarko

loading...


Berita Terkait



Komentar