#perang#afghanistan#seranganAS#internasional

13 Warga Sipil di Afghanistan Tewas Saat Serangan Udara AS 

13 Warga Sipil di Afghanistan Tewas Saat Serangan Udara AS 
Serangan AS di Afghanistan tewaskan 13 penduduk sipil. (Ilustrasi)


AFGHANISTAN (Lampost.co)--Pertempuran di Afghanistan semakin sengit. Serangan udara tentara Amerika Serikat menewaskan sedikitnya 13 warga sipil di Provinsi Kunduz, Afghanistan. Menurut penduduk setempat, wilayah Kunduz salah satu medan pertempuran tersulit bagi pasukan Amerika dan Afghanistan.

Seperti dilansir dari New York Times, serangan terjadi di distrik Chardara dimana pasukan komando Afghanistan yang didukung kekuatan udara Amerika Serikat telah melakukan operasi militer dalam beberapa hari.
Serangan udara semalam ditujukan kepada para militan Taliban. Beberapa penduduk mengatakan mereka dipaksa Taliban untuk mengevakuasi mayat-mayat militan yang tewas di tengah reruntuhan bangunan. Disaat bersamaan serangan udara terus berlanjut.
Kapten Tom Gresback Juru Bicara militer As mengatakan mereka akan mendalami keterangan warga tersebut. Sementara, Ahmed Saved Salem juru bicara pasukan komando Afghanistan menampik warga sipil turut menjadi korban serangan udara. Ia mengklaim serangan udara hanya menewaskan 25 militan Taliban.
"Selama tiga hari terakhir operasi kami di desa, kami belum melihat satupun orang sipil," kata Saleem. 
"Kami memiliki video tentang delapan orang yang tewas dalam serangan pagi tadi, dan semuanya bersenjata," imbuhnya.
Pasukan Afghanistan dan Amerika telah berjuang untuk membersihkan kota Kunduz dan daerah sekitarnya setelah Taliban menyerbu kota tersebut dua kali dalam dua tahun terakhir.

EDITOR

MTVN

loading...


Berita Terkait



Komentar