#pekerjamigran

118 Warga Lamsel Masih Menjadi Pekerja Migran di Malaysia

118 Warga Lamsel Masih Menjadi Pekerja Migran di Malaysia
Pekerja migran Indonesia. Ilustrasi


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Selatan menilai kebijakan penghentian pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia tidak berdampak ke daerah. 

Pasalnya, Disnakertrans Lamsel hanya melakukan registrasi melalui sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri (KTKLI) milik Balai Perlindungan Mirgran Indonesia (BPMI).

"Kami hanya registrasi bagi yang hendak berangkat saja. Selebihnya, proses di BPMI dan PJTKI," ujar Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans Lamsel, Suryono, di ruang kerjanya, Selasa, 19 Juli 2022.

Menurut dia, hingga kini masih terdapat 118 warga Lamsel yang bekerja di Malaysia. Jumlah itu pengiriman selama Januari - Juli 2022.

"Total TKI di Malaysia selama Januari hingga Juli 2022 mencapai 435 orang," katanya. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait