#razia#balapliar

115 Pembalap Liar yang Terjaring Razia Diberi Pengarahan  

115 Pembalap Liar yang Terjaring Razia Diberi Pengarahan  
Petugas Polresta Bandar Lampung memberikan pengarahan kepada pembalap liar yang terkena razia. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Sukarame merazia para pembalap liar yang kerap membuat resah masyarakat di depan pintu PKOR Way Halim, Sabtu malam hingga minggu dini hari, 7-8 November 2020. Razia yang masih dalam suasana Operasi Ketupat Krakatau tersebut membuat para pemuda/i tersebut sontak kocar-kacir.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan  Budi Jaya menjelaskan menerjunkan 75 personel dalam operasi tersebut. Tujuannya, mengurangi gangguan kamtibmas dari balap liar.

"Razia mengamankan 71 unit sepeda motor dan 115 pengendara yang terdiri dari 113 pria dan dua perempuan," ujarnya, Minggu, 8 November 2020.

Razia tersebut dipimpin Kabagops Polresta Bandar Lampung Kompol Arif Rahman Hakim Rambe. "Kami lakukan pembinaan terhadap para remaja agar tidak mengulangi lagi perbuatannya," ujarnya.

Menurut Rambe, empat sepeda motor ditemukan tanpa kelengakapn surat-surat (diduga bodong) dan disita untuk dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung. Dari seluruh remaja yang terjaring, tidak ditemukan adanya benda-benda berbahaya, seperti senjata tajam, narkoba ataupun miras.

"Giat ini akan terus berlanjut. Selain mengantisipasi balap liar, antisipasi kelompok meresahkan (gangster), dan juga mencegah penyebaran Covid," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait