#beritalampung#beritatulangbawang#jaminansosial

100 Pekerja Rentan di Tulangbawang Dijamin Perlindungan Sosial BPJamsostek

100 Pekerja Rentan di Tulangbawang Dijamin Perlindungan Sosial BPJamsostek
Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Tulangbawang Banjaragung, R Argo Sulistiyarto secara simbolis menyerahkan kartu peserta BPJamsostek. Dok/BPJamsostek


Gunungsugih (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 100 pekerja rentan. Hal ini merupakan bentuk kerja sama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulangbawang, Banjaragung dengan PT Sari Agro Manunggal yang beralamat di Jalan Raya Lintas Timur 01/01 Kecamatan Banjaragung.

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Tulangbawang, Banjaragung, R Argo Sulistiyarto, mengatakan bahwa pemberian jaminan sosial ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan PT Sari Agro Manunggal terhadap pekerja rentan yang berada di lingkungan perusahaan. Selain itu juga untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. 

“Secara teknis, PT Sari Agro Manunggal membayarkan iuran 2 program BPJamsostek untuk 100 tenaga kerja rentan berupa perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)," kata R Argo Sulistiyarto.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Lampung Tengah Adi Hendarto mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami mengapresiasi perusahaan PT Sari Agro Manunggal yang telah mendaftarkan pekerja rentan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Risiko saat melaksanakan tugas atau pekerjaan tentu tidak tidak bisa dihindari oleh siapapun. Untuk itu besar harapan kami agar kegiatan tersebut dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya, agar lebih banyak lagi pekerja rentan ataupun pekerja informal mendapat perlindungan jaminan sosial," ujar Adi. 

Sebagai informasi tenaga kerja yang termasuk dalam tenaga kerja rentan adalah seluruh Warga Negara Indonesia yang melakukan pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK) atau dalam hal ini berusaha sendiri pada usaha-usaha ekonomi sektor informal, sehingga penghasilan yang diterima cenderung fluktuatif dan tidak menentu, sementara golongan tenaga kerja ini belum menjadikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai prioritas utama.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait