#pendidikan#beritalampung

10% Guru Nilai Subsidi Kuota Kurang Berjalan Baik

10% Guru Nilai Subsidi Kuota Kurang Berjalan Baik
Belajar daring. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melakukan survei terhadap 777 guru di sejumlah wilah di Indonesia. Survei tersebut berkaitan dengan tujuh program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Program subsidi kuota mendapatkan persentasi nilai kurang baik cukup besar dibandingkan enam program lainnya. Hanya program subsidi kuota yang mendapatkan nilai kurang baik di atas 10 persen.

"Ini menjadi satu-satunya kinerja Nadiem yang dirasa kurang baik dengan persentase di atas 10 persen," ungkap Wasekjen FSGI, Mansur dalam konferensi pers daring, Rabu 24 November 2021.

Hasil survei FSGI terkait program subsidi kuota, 74,3 persen guru menyatakan baik, 15,3 persen menyatakan cukup. Sedangkan yang menyatakan kurang sebesar 10,4 persen. 

"Dalam bantuan kuota belajar, ternyata banyak guru di daerah yang tidak mendapatkan bantuan kuota belajar," terang Mansur.

FSGI pun meminta Kemendikbudristek mengevaluasi program tersebut. Sehingga bantuan kuota belajar dapat dirasakan bagi seluruh guru yang membutuhkan. 

"Untuk bantuan kuota, ini tetap harus dilakukan evaluasi dalam proses penyalurannya karena memang masih ditemui kendala di lapangan," tutupnya.

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait