#narkoba#kriminal#beritalampung

10 Ekor Anjing Pelacak Diyakini Bisa Bongkar Penyelundupan Narkoba di Lampung

10 Ekor Anjing Pelacak Diyakini Bisa Bongkar Penyelundupan Narkoba di Lampung
10 ekor anjing pelacak diyakini bisa bongkar penyelundupan narkoba di Lampung. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Narkotik Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menilai kekurangan anjing pelacak (K-9) untuk mengungkap peredaran narkoba di Lampung.

Saat ini, BNN Lampung hanya memiliki dua anjing pelacak jenis Belgian bernama Jessi dan Tina. 

Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol Edi Swasono, mengatakan Lampung merupakan jalur transportasi barang dan jasa, sehingga berpengaruh terhadap peredaran narkoba.

"Kalau seaport Bakauheni dilengkapi alat, ada x-ray dan petugas juga siap, saya bisa jamin 40% suplai narkoba dari Sumatra ke Jawa, bisa ditahan," ujar Edi, saat mempresentasikan K-9, Selasa, 11 Januari 2022.

Menurut dia, terdapat beberapa tempat krusial sebagai celah peredaran narkoba, seperti bandara, pelabuhan, dan jalur tikus baik laut dan udara. 

Untuk menjaga jalur-jalur tersebut, dia menilai Lampung membutuhkan sekitar 10 anjing pelacak. Apalagi, satwa tersebut memiliki batas daya tahan penciuman efektif hingga jam.

"Tapi, anjing pelacak hanya sebatas alat bantu. Sehebat apapun anjingnya kalau manusianya enggak mampu, ya percuma," ujarnya.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait