#KPM#Bansos

1.351 KPM di Palas Terima Kartu Keluarga Sejahtera

1.351 KPM di Palas Terima Kartu Keluarga Sejahtera
Salah satu KPM di Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan saat menerima KKS dari Kemensos, Jum'at 3 September 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak 1.351 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari pemerintah pusat. Kartu KKS tersebut sebagai penerima bantuan perluasan program sembako dari kementerian sosial.

Plh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Palas, Rohmawati mengatakan tahun ini Kemensos kembali menggulirkan bantuan perluasan program sembako untuk 1.351 KPM. Penambahan itu diambil dari Data Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diajukan oleh pemerintah desa.

"Ya, tahun ini ada perluasan program sembako atau sebagai pengganti program  Pangan Non Tunai (BPNT). Perluasan ini merupakan bantuan dari Kemensos untuk membantu masyarakat tidak mampu dalam penanganan Covid-19," katanya.

Dia mengaku hingga saat ini kartu KKS perluasan program sembako tersebut baru di salurkan ke sembilan desa dengan jumlah kartu sebanyak 442 KKS. Kemudian, terdapat tiga KKS milik KPM dikembalikan karena tidak masuk kriteria.

"Baru Desa Bandanhurip, Baliagung, Sukamulya, Tanjungsari, Tanjungjaya, Bangunan, Bangunan, Bumiasih, Rejomulyo dan Sukabakti yang sudah kami salurkan. Masih ada 12 desa lagi yang masih dalam proses pencetakan buku rekening," kata dia

Sebelum dibagikan kepada KPM, kata Rohma, pihaknya bersama Bank penyalur dan pemerintah desa terlebih dahulu memverifikasi calon KPM. Jika tidak masuk kriteria, maka kartu KKS akan dikembalikan kembali.

"Contohnya di Desa Tanjungsari ada dua KKS yang tidak disalurkan. Satu orang karena masih dibawah umur dan satu orang pundah domisili. Kemudian, di Desa Bumiasih ada satu orang calon KPM tidak layak karena kondisi ekonomi sudah mampu," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjungsari, Jarwono mengatakan setidaknya ada 51 keluarga tidak mampu yang lolos di perluasan KPM bantuan sembako itu.

“Desa Bandan Hurip ada 53 KPM yang lolos verifikasi dan masuk dalam perluasan. Ada dua KKS yang tidak masuk verifikasi karena masih dibawah umur dan pindah domisili. Harapan kami dengan adanya perluasan ini bisa membantu masyarakat ditengah pandemi saat ini,” ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait