#blt#pkl#nelayan

1.000 PKL dan Nelayan di Way Kanan Terima BLT

1.000 PKL dan Nelayan di Way Kanan Terima BLT
Proses pembagian BT PKLWN di Koramil 427-03/Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Selasa, 24 Mei 2022. Lampost.co/Mochammad Djatmiko


Way Kanan (Lampost.co) -- Koramil 427-03/Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN) gelombang kedua sebesar Rp300 ribu/orang. Bantuan diberikan kepada 1.000 penerima. 


Komandan Koramil (Danramil) 427-03/BBU, Kapten Arm. Yana Mulyana mengatakan, bantuan tunai tersebut merupakan program dari pemerintah yang diberikan kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang terdampak pandemi covid-19. 

"Penyaluran bantuan akan kembali dilanjutkan besok kepada 1.000 orang lagi," kata Danramil 427-03/BBU, Kapten Arm Yana Mulyana, Selasa, 24 Mei 2022.

Baca: 3.000 PKL di Tubaba Terima BLT-Minyak Goreng

 

Kapten Arm Yana mengimbau agar para penerima memanfaatkan bantuan tersebut sebagai penunjang usaha. Sebab, menurut dia, bantuan dari pemerintah yang disalurkan melalui Koramil ini harus digunakan para penerima seusai dengan peruntukannya, yakni untuk modal usaha.

"Bantuan sebesar Rp300 ribu yang diberikan ini utuh. Jadi, harus dipakai untuk modal usaha, supaya berkah," kata Danramil. 

Danramil mengajak kepada para penerima bantuan untuk mensyukuri bantuan yang diberikan pemerintah melalui TNI ini. Dia berharap dapat memberikan semangat, dorongan, dan nuansa baru bagi pelaku usaha agar dapat bertahan berwirausaha di tengah masa sulit selama pandemi covid-19.

"Bantuan tunai yang diberikan ini karena dampak covid-19. Kalau kita syukuri, jumlah tersebut pasti cukup untuk menambah kebutuhan usaha," ujar dia. 

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Ani mengucapkan terima kasih kepada TNI yang sudah membantu pemerintah dalam percepatan penyaluran bantuan tunai tersebut. 

"Sangat membantu kami, khususnya pedagang kaki lima dan warung di Kecamatan Blambangan Umpu, Negeriagung, dan Umpu Semenguk," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait