#kopi

1.000 Hektare Tanaman Kopi di Tanggamus Bakal Direvitalisasi

1.000 Hektare Tanaman Kopi di Tanggamus Bakal Direvitalisasi
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung berencana melakukan revitalisasi tanaman kopi sebanyak 1.000 hektare di Kabupaten Tanggamus.

"Kami akan bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui program Integrated Corporation of Agricultural Research, Development and Empowerment (I-CARE) untuk merevitalisasi 1.000 hektare tanaman kopi," ujar Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra, Selasa, 22 Juni 2021.

Adapun revitalisasi tanaman kopi tersebut akan dilakukan di Kabupaten Tanggamus dengan luasan hingga 1.000 hektare.

"Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, program ini akan dikembangkan model kelembagaan pertanian dan korporasi sesuai dengan potensi yang ada, dan disini pula nanti akan terbentuk petani yang cerdas dan modern agar efisiensi pertanian terbentuk," katanya.

Menurutnya, dalam program revitalisasi 1.000 hektare lahan kopi di Tanggamus tersebut akan dilakukan pendampingan selama lima tahun dengan memberi bantuan untuk di tahun pertama sebanyak Rp15 miliar.

"Dari program I-CARE akan di bantu Rp15 miliar untuk pengembangan kelompok diawal, lalu akan berlanjut selama lima tahun, selain revitalisasi tanaman kopi juga akan ada pengembangan kambing Saburai ini nanti terintegrasi," ucapnya.

Dia mengatakan untuk melakukan peremajaan tanaman kopi tersebut Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga telah menyediakan anggaran sebesar Rp1 miliar.

"Kabupaten Tanggamus juga sudah menyediakan dana Rp1 miliar untuk revitalisasi ini, diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut produksi kopi Lampung akan bertambah," ujarnya.

Ia melanjutkan selain menambah produksi kopi Lampung yang merupakan komoditas unggulan juga dengan adanya revitalisasi dapat meningkat jumlah kelompok tani yang tergabung dalam korporasi petani, perbaikan kualitas produk, adanya peningkatan daya saing produk, dan adanya alih teknologi kepada petani.

Provinsi Lampung memproyeksikan pada tahun 2022 mendatang produksi panen kopi Lampung meningkat 94.877 ton, sehingga total produksi bisa mencapai 200.000 ton.

Diketahui luas area lahan kopi di Lampung mencapai 156.918 hektar dengan jumlah petani sekitar 142.511 orang.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait