LAMPUNG POST | lampost.co logo

STREAMING RADIO SAI 100 FM



LAMPUNG POST | Presiden Terbitkan Perpres tentang Penjabat Sekda
Presiden Joko Widodo. Foto: MI/Ramdani.

Presiden Terbitkan Perpres tentang Penjabat Sekda

JAKARTA (Lampost.co)---Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah. Perpres tersebut akan memperjelas dan memperkuat posisi penjabat sekretaris daerah.

"Sebelumnya belum diatur secara persis bagaimana kalau sekdanya kosong. Dia (Perpres) lebih kepada tata cara dan memperkuat posisi Sekda dalam pengaturan penjabat. (Perpres ini) Memperkuat, memperjelas dan menegaskan mengenai tugas dan kewenangan penjabat Sekda dalam hal situasi sekda kosong," kata Sumarsono, di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Ia menjelaskan sebelumnya pengisian posisi Sekda yang kosong hanya mengacu pada UU Pemda dan UU Administrasi Pemerintahan. Dengan adanya perpres tersebut, pengisian Sekda diatur dalam regulasi yang khusus. "(Aturannya) Sekarang dispesifikan saja karena jabatan sentral sekda di provinsi, kabupaten/kota, dia sebagai pembina kepegawaian dan ketua tim anggaran. Makanya perlu pengaturan khusus supaya pengisiannya tidak asal-asalan," ujarnya.

Saat disinggung apakah pengaturan pengisian penjabat Sekda terkait banyaknya Sekda yang ikut pilkada serentak, Sumarsono tidak membantahnya. "Ya terkait (pilkada). Banyak sekali Sekda yang mencalonkan, Sekda Kaltim, Sekda Lampung dan relatif banyak di kabupaten/kota," kata dia.

Dikutip dari laman Setkab.go.id, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Penjabat Sekretaris Daerah pada 2 Februari 2018. Perpres tersebut dibuat untuk melaksanakan ketentuan Pasal 214 ayat (5) UU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda.

Dalam Perpres ini disebutkan, calon penjabat sekretaris daerah diangkat dari pegawai negeri sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan di antaranya: a. menduduki jabatan pemimpin tinggi pratama eselon II/a untuk penjabat sekretaris daerah provinsi atau menduduki jabatan pemimpin tinggi pratama eselon II/b untuk penjabat sekretaris daerah kabupaten/kota;

b. memiliki pangkat paling rendah Pembina utama muda golongan IV/c untuk penjabat sekretaris daerah provinsi dan pangkat Pembina I golongan IV/b untuk penjabat sekretaris daerah kabupaten/kota; dan c. berusia paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum mencapai batas usia pensun.

 

LAMPUNG POST

BAGIKAN

Comments
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv